Novel "Negeri 5 Menara" Edisi Inggris Diluncurkan

Kompas.com - 07/10/2011, 01:24 WIB

PADANG, KOMPAS.com — Setelah sukses menjadi buku terlaris, novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan akan diluncurkan pada Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) di Ubud, Bali, 6 Oktober 2011.

Menurut Ahmad Fuadi melalui siaran pers yang diterima Antara di Padang, Selasa (4/10/2011), novel yang dalam edisi bahasa Inggris berjudul The Land of Five Towers itu  digarap oleh seorang penerjemah berpengalaman, Angie Kilbane.

"Saya berharap edisi bahasa Inggris ini dibaca oleh banyak bangsa lain sehingga Indonesia dengan keragaman budaya dan mayoritas Islamnya yang damai bisa dipahami dengan lebih baik," kata dia.

Novel trilogi yang diinspirasi oleh kisah nyata tersebut bercerita tentang perjuangan enam anak dari berbagai daerah di Indonesia untuk menggapai impian mereka, menuntut ilmu di berbagai belahan dunia.

"Persahabatan yang kuat, pendidikan yang inspiratif, dan impian yang menjadi nyata adalah kekuatan dari novel ini," katanya.

Selain itu, novel ini mengenalkan "mantra" yang kuat, yaitu "Man Jadda Wajada", siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil.

Saat ini, kata dia, novel Negeri 5 Menara telah beredar lebih dari 200.000 eksemplar dalam waktu dua tahun.

Sekuelnya, Ranah 3 Warna, yang terbit pada Januari 2011 saat ini telah dicetak 95.000 eksemplar, sedangkan buku ketiga masih dalam proses penulisan dan akan terbit tahun depan.

Negeri 5 Menara saat ini juga sedang diangkat ke layar lebar. Proses syuting selama 40 hari sudah berlangsung di empat lokasi berbeda, yaitu di London, Inggris; Danau Maninjau, Sumatera Barat; Pondok Modern Gontor; dan Bandung.

Direncanakan, film yang melibatkan ribuan figuran ini akan ditayangkan di bioskop pada awal 2012, katanya.

Dikatakannya, novel Negeri 5 Menara juga merupakan buku megabest seller bagi penerbit Gramedia Pustaka Utama.

Ia menyebutkan, dalam waktu kurang dari dua tahun, buku ini telah dicetak 12 kali dengan jumlah oplah lebih dari 200.000 eksemplar.

Dikatakan Fuadi, jumlah ini merupakan rekor baru buku lokal yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama.

"Negeri 5 Menara adalah buku lokal yang paling banyak dicetak sepanjang 37 tahun usia penerbit ini," kata dia.

Hak penerbitan Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna juga telah dibeli oleh PTS Litera, sebuah penerbit terpandang di Malaysia.

Saat ini edisi bahasa Melayu dari kedua novel ini mencatat penjualan yang sangat baik di Malaysia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau