Mutilasi

Polisi Buka Posko Orang Hilang

Kompas.com - 14/10/2011, 20:21 WIB

KARANGANYAR, KOMPAS.com — Polisi membuka posko untuk menampung informasi keluarga yang kehilangan anggota keluarganya, menyusul temuan mayat perempuan tanpa kepala dan dua telapak tangan di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (14/10/2011). Laporan dari keluarga diharapkan mempermudah penelusuran terhadap pelaku, dan motif pembunuhan, serta mutilasi.  

"Kami menunggu laporan keluarga yang kehilangan putrinya dengan ciri-ciri tinggi badan 152 cm, di lengan kiri terdapat bekas imunisasi cacar. Pada saat ditemukan, korban mengenakan baju batik warna merah marun, celana panjang coklat, dan pakaian dalam krem," kata Kepala Polres Karanganyar Ajun Komisaris Besar Edi Suroso.

Mayat ditemukan di tengah Hutan Gunung Mas yang masuk Dusun Tapan, Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar. Mayat tanpa kepala itu ditemukan pukul 07.30 oleh Mino, warga Dusun Margosanten, Desa Sepanjang, yang tengah mencari rumput. Menurut Edi, diduga korban telah dibunuh dan dimutilasi di tempat lain.  

Dokter Nina Kurniawati yang memeriksa mayat di lokasi kejadian mengatakan, korban diduga telah meninggal lebih dari 12 jam dan berada di tempat itu lebih dari 4 jam.

Di dada kanan dan lengan kiri korban yang diperkirakan berusia lebih dari 30 tahun itu, terdapat lebam. Pada bagian bawah tubuh lecet-lecet seperti bekas diseret. Tidak banyak bekas darah di lokasi dan tubuh korban, kecuali pada luka di pangkal leher yang dipotong. Itu pun hanya sisa-sisa, kata Nina.  

Jenazah kemudian dibawa ke laboratorium forensik RSUD Dr Moewardi, Solo, untuk diotopsi. Hasilnya akan diketahui apakah korban sudah meninggal sebelum dimutilasi atau justru meninggal akibat mutilasi. Dari bekas mutilasi diperkirakan pelaku menggunakan senjata tajam karena terdapat bekas yang tidak rata.  

Pelaku tampaknya berupaya menghilangkan jejaknya dan identitas korban untuk mempersulit penyelidikan.

"Untuk itu, kami buka posko di beberapa kelurahan di Kecamatan Tawangmangu untuk menyerap secepat mungkin informasi," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Karanganyar Ajun Komisaris Djoko Satriyo Utomo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau