Hayom Berpeluang Balas Sasaki

Kompas.com - 17/10/2011, 14:02 WIB

SEMARANG, Kompas.com - Dionysius Hayom Rumbaka, berpeluang melakukan balas dendam kepada Sho Sasaki pada babak pertama kejuaraan bulu tangkis Denmark Terbuka di Kota Odense, Denmark, 18-21 Oktober 2011.     

Wakil Manajer Tim PB Djarum Kudus, Hastomo Arbi ketika dihubungi dari Semarang, Senin, mengatakan, peluang untuk mengalahkan Sho Sasaki ada mengingat rasa percaya diri Hayom sedang naik setelah juara di Indonesia Open Grand Prix Gold beberapa waktu lalu.     

"Saya kira memang peluangnya adalah 50:50 tetapi harus diingat saat ini rasa percaya diri Hayom cukup besar setelah menjadi juara di Indonesia Open di Samarinda, Kaltim, beberapa waktu lalu," katanya.     

Pahlawan Piala Thomas 1984 (saat itu mengalahkan Han Jian dari China), mengatakan, kalau berhasil mengalahkan Sho Sasaki maka Hayom bisa melakukan balas dendam atas kekalahannya pada kejuaraan bulu tangkis Singapura Terbuka beberapa waktu lalu.     

Pertemuan kedua pebulu tangkis tersebut pada babak pertama Denmark Open mendatang merupakan yang kedua kalinya karena yang pertama terjadi pada Singapura Terbuka.    

Saat itu Hayom Rumbaka yang kini menempati peringkat 25 dunia tersebut menyerah dari Sho Sasaki yang saat ini menempati peringkat sembilan dunia dengan 17-21 21-17 18-21 dalam waktu satu jam lebih.     

Jika menang lawan tunggal putra Jepang tersebut, Hayom bakal bertemu pemenang antara Nguyen Tien Minh (Vietnam) melawan Kenichi Tago (Jepang).     

Menurut kakak juara dunia bulu tangkis 1993, Haryanto Arbi tersebut, kalau bertemu tunggal putra Vietnam tersebut cukup berat karena yang bersangkutan memiliki gaya permainan yang alot. 

Bahkan dalam dua kali pertemuannya, Hayom belum pernah menang dari tunggal putra Vietnam yang kini menempati peringkat tujuh dunia tersebut.     

Pertama saat tampil pada kejuaraan bulu tangkis Vietnam International Challenge 2009, saat itu Hayom kalah dari Nguyen 13-21 dan 15-21, kemudian saat tampil di Vietnam Grand Prix 2008 juga kalah dengan angka 26-28 dan 16-21.     

Jika bertemu Kenichi Tago (tunggal putra Jepang ini mengalahkan Nguyen) tentunya yang pertama karena keduanya (Hayom dan Tago) belum pernah bertemu.     

Sementara itu Taufik Hidayat yang diunggulkan di tempat kelima bakal bertemu Hans Kristian Vittinghus (Denmark) pada babak pertama. Jika menang bakal bertemu pemenang antara Viktor Axelsen (Denmark) melawan Prsemyslaw Wacha (polandia).     

Kemudian runner up Indonesia Grand Prix Gold, Tommy Sugiarto bakal bertemu Ajay Jayaram (India) pada babak pertama. Jika menang akan bertemu pemenang antara Chen Jin (unggulan keenam dari China) melawan Brice Leverdez (Prancis) di babak kedua.     

Kemudian Simon Santoso bakal bertemu pemain yang lolos dari kualfikasi pada babak pertama. Jika menang akan bertemu pemain kuat dari China Chen Long yang diperkirakan bisa mengalahkan Shon Ho Wan (Korea).     

Selain keempat pemain tunggal tersebut, Indonesia juga menurunkan sejumlah pemain ganda putra-putri, dan campuran pada kejuaraan bulu tangkis berhadiah total 400 ribu dolar Amerika Serikat.     

Mereka adalah Mohammad Ahsan/Bona Septano, Markis Kido/Hendra Setiawan, Alvent Yulianto/Hendra Aprida Gunawan, Angga Pratama/Ryan Agung Saputro, dan Afiat Yuris Wirawan/Rendy Sugiarto (ganda putra).     

Kemudian Meliana Jauhari/Greysia Polii, Vita Marissa/Nadya Melati, dan Anneke Feinya Agustin/Nitya Krishinda Maheswari (ganda putri).     

Pada ganda campuran menurunkan Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir, Fran Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadet, Muhammad Rijal/Debby Susanto, dan Nova Widianto/Vita Marissa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau