Festival Bahari Raja Ampat Dibuka

Kompas.com - 20/10/2011, 10:06 WIB

WAISAI, KOMPAS.com  - Festival dan Travel Mart Raja Ampat 2011 dibuka di Pantai Waisai Tercinta (WTC), Raja Ampat, Papua Barat. Pembukaan dimeriahkan dengan tarian tradisional dan performa arti ibu kota, Kamis (20/10/2011).

Ketua Panitia Festival & Travel Mart 2011 Ferdinand Dimara mengatakan, festival bahari ini dihadirkan untuk mempromosikan pariwisata maritim Raja Ampat.

Selain itu mempertemukan operator wisata yang ada di Raja Ampat dengan sejumlah agen perjalanan.

Sementara menurut Staf Ahli Bidang Multikultural Kemenetrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Hari Utoro Drajat, event pariwisata ini menunjukkan bahwa pelaku dan masyarakkat Raja Ampat menyadari besarnya potensi wisata di daerahnya yang berbasis kemaritiman.

"Raja Ampat adalah wilayah khusus yang dikembangkan menjadi wilayah wisata maritim," ujar Hari, saat membuka festival dan travel mart Raja Ampat 2011.

Bupati Raja Ampat Marcus Wanma mengatakan, keindahan wilayahnya yang kaya dengan karang dan biota laut sudah dikenal sampai ke penjuru dunia. Oleh sebab itu, dia berharap Raja Ampay bisa menjadi tujuan utama wisatawan asing maupun domestik. Terutama pecinta selam dan penikmat wisata bawah laut. Raja Ampat yang terdiri dari empat pulau besar, yakni Pulau Wageo, Misol, Batanta, dan Salawati, serta 1.000 lebih pulau-pulau kecil menyimpan keragaman flora-fauna juga tradisi budaya.

Dalam festival bahari ini, pengunjung dapat menikmatinya dalam bentuk suguhan paket wisata, pesta kesenian juga kuliner. Sementara itu, menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Raja Ampat Yusdi N Lamatenggo, tujuan festival ialah memperkenalkan dan mempromosikan panorama bawah laut yang memesona. Selain itu juga untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dari 7.000 orang (2010) menjadi 10.000 pada tahun ini.

Hari menambahkan, Raja Ampat telah memiliki potensi daya tarik wisata bahari. Selanjutnya yang perlu ditingkatkan ialah fasilitas penunjang dan aksesibilitas yang mudah menuju Raja Ampat. Tak lupa, melibatkan masyarakatnya berperan aktif dalam kegiatan ekonomi industri wisata.

Dalam festival bahari ini, selain pesta seni dan budaya, juga diadakan lomba foto bawah laut dan panorama kehidupan masyarakat Raja Ampat. Serta, seminar tentang menyelam yang berwawasan lingkungan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau