JAKARTA, KOMPAS.com — Kemacetan di kawasan BSD dan Jalan Raya Serpong, Tangerang, akan teratasi jika jalan tol Ulujami-Kebon Jeruk dan jalan tol Serpong-Bandara selesai dibangun dan beroperasi.
Direktur Sinarmas Land City Ignezj Kemalawarta dalam kunjungannya ke kantor redaksi Harian Kompas, Selasa (25/10/2011), mengatakan, jalan di kawasan BSD sebenarnya tidak diperuntukkan bagi truk-truk dan kontainer. Karena itu, ia juga sangat menyayangkan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mengakibatkan truk-truk besar lalu lalang di kawasan permukiman dan Jalan Raya Serpong.
Walau demikian, BSD kini sudah menyelesaikan pembangunan jalan tembus BSD ke Paramount Serpong dan Summarecon Serpong. Sebagian jalan di kawasan Paramount dan Summarecon belum selesai, tetapi itu tugas dua pengembang Gading Serpong. Diharapkan, awal tahun 2012, jalan baru ini sudah beroperasi penuh.
Selain Ignezj, yang juga hadir di kantor redaksi Harian Kompas adalah Direktur Sinarmas Land Hermawan Wijaya, Corporate Strategy and Services Sinarmas Land Ishak Chandra serta beberapa staf lainnya. Tim Sinarmas Land diterima Redaktur Pelaksana Harian Kompas Budiman Tanuredjo.
Ditanya tentang rencana pembangunan mal di BSD, Ishak Chandra mengatakan, saat ini rencana pembangunan The Breeze ditunda sementara karena Sinarmas Land akan melakukan pengonsepan ulang. "The Breeze akan dibangun sekalian dengan mal BSD yang lengkap. Dua-tiga tahun lagi baru selesai," kata Ishak.
Ignezj menambahkan, BSD akan membangun Stasiun Cisauk dan menjadikannnya pusat transportasi umum di wilayah barat BSD.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang