DPRD DKI Pertanyakan Anggaran Pemilukada 2012

Kompas.com - 25/10/2011, 16:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI Jakarta dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli 2012. Dalam hal ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI mempertanyakan alokasi anggaran pelaksanaan Pemilukada dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2012.

"Jika tidak salah, pada APBD tahun 2011 sebagian kecil biaya persiapan Pemilukada telah teralokasikan," kata Anggota DPRD DKI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Maman Firmansyah, di Jakarta, Selasa (25/10/2011).

Sedangkan untuk mayoritas biaya pelaksanaan, lanjutnya, pihaknya belum menemukan alokasi anggaran untuk Pemilukada tahun 2012 nanti. Menurutnya, alokasi anggaran Pemilukada ini penting untuk dipertegas.

"Jadi, di mana dan berapa anggaran anggaran Pemilukada? Ini harus diperjelas," kata Maman.

Pentingnya alokasi ini untuk mengantisipasi jika terjadi sengketa hasil Pemilukada. Misalnya saja Mahkamah Konstitusi memutuskan Pemilukada harus dilakukan pemungutan suara ulang. Hal ini tentu butuh biaya lagi.

"Jangan sampai alokasi dana tersebut tidak ada atau sudah habis dalam nomenklatur APBD 2012 seperti yang terjadi di salah satu provinsi yang ada di Indonesia ini," tuturnya.

Anggota DPRD DKI dari Partai Demokrat, Nawawi, mengungkapkan, momentum Pemilukada selalu berpotensi terjadi konflik. Karena itu, harus dipastikan anggaran yang dialokasikan digunakan juga untuk pelaksanaan program yang bermuara meminimalisasi potensi konflik jelang, saat dan setelah Pemilukada.

"Partisipasi masyarakat dalam proses Pemilukada juga harus menjadi perhatian serius dari badan yang terkait yaitu Badan Kesbangpol," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Provinsi DKI, Juri Ardiantoro, mengajukan anggaran Pemilukada 2012 sebesar Rp. 250 milyar. Pihaknya masih menunggu respon dari Pemerintah Daerah untuk segera membahas anggaran tersebut sebelum dibawa ke DPRD.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau