Piala eropa

Dzudovic Membela Wayne Rooney

Kompas.com - 30/10/2011, 02:48 WIB

london, sabtu - Striker kesebelasan Inggris, Wayne Rooney, punya secercah harapan untuk tampil di putaran final Piala Eropa 2012. Harapan itu muncul setelah pemain belakang Montenegro, Miodrag Dzudovic, mengirim surat kepada Asosiasi Sepak Bola Eropa agar hukuman larangan bertanding untuk Rooney diringankan.

Diberitakan, Wayne Rooney mendapat kartu merah pada menit ke-74 setelah ia menendang kaki Miodrag Dzudovic pada pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2012 di Stadion Gradski, Podgorica, Montenegro, Jumat (7/10). Inggris akhirnya menggenggam tiket ke putaran final Piala Eropa 2012 dengan bermain imbang 2-2 melawan Montenegro.

Akibat ulahnya yang mengundang cemoohan itu, Rooney dihukum tidak boleh tampil dalam tiga pertandingan di putaran final Piala Eropa 2012 yang digelar di Polandia dan Ukraina. Larangan bertanding tiga kali dianggap berlebihan dan merugikan Inggris yang mengandalkan Rooney.

Sudah minta maaf

Ketika Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) sibuk meminta penjelasan Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) mengapa hukuman kepada Rooney begitu berat, bintang klub MU itu secara tak terduga justru dibela Miodrag Dzudovic.

 

Seperti dikutip dari Daily Mail, Dzudovic bekerja sama dengan harian olahraga Rusia, Soviet Sport, membuat surat kepada UEFA yang berisi permohonan agar UEFA meringankan hukuman Rooney.

Dalam suratnya, Dzudovic menegaskan bahwa tindakan Rooney tidak disebabkan sifat agresif. Menurut Dzudovic, tindakan Rooney semata-mata disebabkan emosi, dan tindakan itu lebih sebagai reaksi dari perasaan putus asa daripada perasaan marah.

Pemain klub Spartak Nalchik itu mengingatkan kembali bahwa Rooney telah meminta maaf atas perbuatannya. Rooney menyadari kesalahannya dan merasa bersalah. UEFA selalu menekankan sportivitas, dan sikap Rooney merupakan contoh nyata dari nilai-nilai sportivitas itu.

”Sangat jarang ada pemain yang meninggalkan lapangan setelah diganjar kartu merah tanpa menyalahkan siapa pun kecuali menyalahkan dirinya sendiri,” demikian bunyi surat Dzudovic.

Ia berpendapat, atas sikap sportifnya tersebut, Rooney tidak layak dihukum larangan bertanding sampai tiga kali. Bahkan, hukuman larangan bertanding satu kali pun tidak layak untuk Rooney. Pemain berusia 32 tahun itu berharap, UEFA bersedia mempertimbangkan pendapatnya.

Sampai kemarin, FA masih menunggu penjelasan tertulis dari UEFA mengapa Rooney mendapat hukuman yang begitu berat. FA mengharapkan, UEFA memberi penjelasan pekan ini. Apabila penjelasan UEFA kurang memuaskan, FA akan mengajukan banding ke UEFA agar hukuman Rooney diperingan.

UEFA menunda

Sementara itu, UEFA menunda memberikan penjelasan tertulis soal hukuman bagi Rooney seperti yang diminta FA. Sebelumnya, FA mengharapkan UEFA memberikan penjelasan tertulis Kamis (27/10) lalu. Pernyataan resmi dari FA, Rabu (26/10), menyatakan, UEFA belum bisa memberikan penjelasan tertulis pada pekan yang baru saja berlalu itu.

Rencananya, setelah FA menerima penjelasan tertulis dari UEFA, pihak FA akan mendiskusikan sanksi tersebut dengan Pelatih Tim Inggris Fabio Capello dan Rooney. Sebab, Capello telah memberikan isyarat bahwa ia akan menurunkan Rooney di setiap laga Piala Eropa 2012. (AFP/WAD)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau