Menyulap Kamar, Mengundang Kantuk Cepat Hadir

Kompas.com - 03/11/2011, 11:57 WIB

KOMPAS.com - Pungkaskan semua masalah di kamar tidur. Maksudnya, bisa seharian sudah beraktivitas tanpa jeda, malam harinya kita harus berusaha tidur senyenyak mungkin agar semua lelah pergi. Esok harinya, niscaya, badan kita segar kembali.

Kamar yang nyaman tentu membantu tidur kita lebih berkualitas. Namun, kenyamanan itu tidak identik dengan kamar mewah. Kita cukup mendesain kamar tidur agar terasa teduh dan membuat kantuk lebih cepat hadir.

Kita bisa mulai memoles dari bagian dinding pada bagian belakang bed head untuk memberikan point of interest. Kita bisa menerapkan warna atau bahan yang berbeda agar kamar tampil dengan nuansa tersendiri. Bila menggunakan pelapis dinding, akan lebih baik jika warna dapat dikombinasikan agar lebih menawan.

Gunakan kombinasi yang tersedia di toko-toko wall cover. Kombinasikan warna maupun corak senada, sehingga tidak sulit untuk dipadukan dengan furnitur lainnya.

Demi penghematan, kita dapat menggunakan kombinasi material wall cover dengan cat dinding. Untuk bagian pemisah dapat diberikan border, baik dari kayu maupun material wall cover itu sendiri.

Khusus untuk menata kamar baru, kita bisa mencoba kombinasi contoh bahan, mulai dari wall cover dengan perabot, bahan lantai, hingga langit-langit. Penting untuk menjaga kesatuan dan keserasian ruang secara keseluruhan. Kalau kita suka dengan gaya minimalis, sesuaikan dengan motif yang tidak ramai.

Suka dengan gaya klasik? Anda bisa memilih motif-motif dengan detail yang cukup rumit. Corak yang ada cukup beragam hingga pop-art dan corak kartun untuk anak-anak.

Untuk lantai, kita bisa memadukan dua jenis bahan, misalnya keramik dengan parket atau keramik dengan karpet. Pilih satu bahan sebagai aksen atau gunakan bahan yang satu dengan menunjukkan hierarki yang lebih tinggi dibanding area lainnya. Bahan yang akan menjadi aksen sebaiknya hanya muncul pada bagian tertentu saja dari lantai.

Jangan lupa, sesuaikan warnanya agar tetap menarik dipandang. Aksen dapat juga dimunculkan dengan mengombinasi warna utama dengan warna lain, baik dalam dimensi yang sama maupun dalam dimensi lebih kecil atau lebih besar, dapat berupa potongan di sudut maupun dalam kreasi lainnya.

Besar kecilnya tekstur yang ditampilkan dari bahan penutup lantai akan memperkuat aksen. Dimensi dari tekstur batu-batuan kecil di atas hamparan pasir adalah contoh yang dapat dilihat dari kehidupan sehari-hari. (TYS)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau