Idul adha

Momen Idul Adha Rajut Ikatan Sosial

Kompas.com - 06/11/2011, 13:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Momen Idul Adha diharapkan dapat merajut kembali ikatan sosial di tengah masyarakat yang belakangan dirasa mengendur. Meningkatnya angka kejahatan dan pertikaian warga di Jakarta akhir-akhir ini harus diselesaikan dengan mengeratkan kembali ikatan sosial antarmasyarakat.

Aparat pemerintahan, camat dan lurah, seharusnya dapat menjadi pelopor untuk terjun langsung ke lapangan guna menjaga harmoni di tengah masyarakat.

Demikian disampaikan Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera DKI Jakarta Triwisaksana di sela acara pemotongan hewan kurban di kantor DPW PKS DKI Jakarta di bilangan Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (6/11/2011).

Menurut dia, Idul Adha yang diiringi ritual pemotongan hewan kurban selalu melibatkan hampir semua elemen masyarakat dari berbagai lapisan. Tokoh masyarakat, alim ulama, pejabat publik, dan tokoh komunitas hendaknya ikut turun ke masyarakat menjalankan kegiatan pemotongan dan pembangian daging kurban.

"Aktivitas ini tentunya menumbuhkan rasa kebersamaan antarwarga serta mendekatkan kekerabatan di masyarakat," ujarnya.

Dengan berbagi daging kurban, Triwisaksana yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini meyakini, akan hadir rasa cinta antar-unsur masyarakat, yang dengan sendirinya akan memperkecil potensi konflik.

Karena itu, pria yang juga disapa Bang Sani ini menghimau agar pembagian daging kurban dilakukan merata. "Kalau perlu, daging kurban diantar langsung kepada yang berhak sehingga tidak ada penumpukan massa ataupun antrean," katanya.

PKS sendiri tahun ini berhasil mengumpulkan 5.000 hewan kurban yang tersebar di 267 kelurahan se-DKI Jakarta. Hewan tersebut didapat dari para kader dan keluarga, selain tentu saja dari pimpinan partai di tiap level struktur serta anggota DPRD di setiap daerah pemilihan.

DPC PKS Pancoran, misalnya, memotong 13 sapi dan 23 kambing, sedangkan DPC PKS Penjaringan mengumpulkan 9 sapi dan 12 kambing.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau