KUDUS, KOMPAS.com - Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah membentuk tim perbaikan darurat di jalan pantai utara (pantura) Kudus-Pati. Hal itu bertujuan mengantisipasi kerusakan jalan yang masih berupa tanah uruk berbatu yang disebab hujan.
Saat ini, sejumlah titik ruas jalan pantura Kudus-Pati sedang dilebarkan dan dibeton. Hal itu menyebabkan arus lalu lintas padat merayap apalagi jika terjadi hujan.
Pejabat pembuat komitmen Trengguli, Kudus, Pati, dan Batas Kota Rembang, Dinas Bina Marga Jateng, Henu Nugroho, Selasa (15/11/2011), mengemukakan, hujan memang menjadi kendala. Namun, rekanan tidak berupaya menyiasatinya.
Jika hujan, proyek digarap lambat di titik-titik tertentu. Kemudian setelah terang, proyek pembetonan dikebut. Saat ini capaiannya sudah sesuai target yaitu 60 persen.
"Kami telah membentuk tim perbaikan darurat. Jika saat hujan ada jalan yang berlubang, tim perbaikan akan segera menambal dengan material agregat. Kami juga telah berkoordinasi dengan polisi untuk mengatur arus lalu lintas jika macet atau padat merayap," kata Henu Nugroho.
Henu berharap para pemakai jalan sabar dan memaklumi kondisi jalan yang sedang diperbaiki itu. Jika kelar pada awal 2012, para pengguna jalan pasti dapat merasakan manfaatnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang