Pembunuhan raafi

Pemicu Konflik Kelompok Raafi-Michael Bisa Dipidana

Kompas.com - 16/11/2011, 13:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Penyebab kasus penusukan terhadap Raafi Aga Winasya Benjamin (17) bermula dari kelompok Michael, yang juga pengunjung Shy Rooftop, yang merasa tersinggung dengan sikap teman-teman Raafi yang melempar rokok ke kelompok tersebut. Polisi juga masih menelusuri siapa penyulut pertikaian yang berujung maut ini.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Imam Sugianto mengatakan, pelaku yang menyulut batang rokok itu bisa saja dipidanakan. Tetapi, harus ada pihak yang merasa dirugikan dan melapor ke pihak kepolisian.

"Kami lihat kalau cukup unsur dan ada yang melapor dari orang merasa dilempar akan kami dalami. Kalau cukup unsurnya, ya kami proses," ujar Imam, Rabu (16/11/2011), di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Berdasarkan hasil prarekonstruksi yang dilaksanakan pada Selasa (15/11/2011), di Shy Rooftop, Kemang, Jakarta Selatan, diketahui pemicu pertikaian antara kelompok Michael dengan kelompok Raafi adalah pelemparan batang rokok oleh kelompok pengunjung para siswa SMA Pangudi Luhur.

"Ternyata, pemicunya ada kelompok yang tersinggung disentil pakai rokok dari kelompok teman korban sehingga mereka menyerang adik-adik PL (Pangudi Luhur) ini," ungkap Imam.

Imam mengungkapkan, kejadian itu terjadi di lantai dansa saat kelompok Raafi dan kelompok pengunjung lain yang bernama Michael tengah berjoget. Akibat masih dalam pengaruh alkohol, teman-teman Raafi tidak sadar telah mengganggu kelompok Michael yang berjumlah 13 orang itu.

"Ternyata adik-adik ini semua dalam pengaruh alkohol. Dengan pengaruh itu, mereka joget-joget ada kelompok lain yang merasa risi," papar Imam.

Akhirnya, terjadilah konflik antara kelompok Raafi dan teman-teman Michael di tengah lantai dansa. Sempat terjadi aksi pukul-memukul hingga tiba-tiba Raafi jatuh tersungkur dengan bagian perut bersimbah darah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau