Pasca-banjir Bandang, Arus Solok Selatan Padat

Kompas.com - 23/11/2011, 19:44 WIB

PADANG ARO, KOMPAS.com - Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) kawasan barat yang terban akibat banjir di Pesisir Selatan, Sumatera Barat, awal November lalu, membuat para sopir truk pengangkut minyak kelapa sawit (crude palm oil-cpo) dari daerah itu, mengalihkannya ruas jalan ke Solok Selatan.

"Pascabanjir di Pesisir Selatan pada 3 November dan menyebabkan sejumlah badan jalan di Jalinsum kawasan barat terban, banyak kendaraan yang berasal dari Pesisir Selatan bagian Timur dan Muko Muko (Bengkulu) menuju ke Padang mengalihkan jalurnya ke Solok Selatan," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Solok Selatan, AKP Joni Darmawan, di Padang Aro, Rabu (23/11/2011).

Ia menjelaskan, peningkatan jumlah kendaraan yang melintas di jalan antar provinsi di Solok Selatan mencapai 30 persen. Kendaraan yang berasal dari Muko Muko, Prov Bengkulu dan Pesisir Selatan bagian Timur dimonasi oleh truk pengangkut CPO.

Dengan meningkatkan jumlah kendaraan yang melalui Solok Selatan ini, ia mengimbau, agar pengguna jalan lebih waspada dan berhati-hati.

Sementara bagi para sopir truk CPO yang dari dan akan menuju ke Muko Muko atau Pesisir Selatan diharapkan berhati-hati karena selain jalan yang sempit juga banyak tikungan dan rawan longsor serta licin ketika turun hujan.

"Seperti jalan di Letter W yang berbatasan dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi dengan Solok Selatan yang banyak tikungan dan tanjakan tajam. Kita meminta para sopir meningkatkan kewaspadaan dan hati-hati jika melalui jalan tersebut," jelasnya.

Sementara itu, banyak jalan yang rusak dan berlubang yang perlu diwaspadai pengguna jalan. Ketika hujan, jalan yang berlubang tertutup air sehingga tidak terlihat dan rawan kecelakaan lalu lintas.

Jalan antar provinsi yang rusak di Solok Selatan terdapat di antara sepanjang jalan Muaralabuh ke Padang Aro, mulai di Pekonina, Liki Atas dan Liki Bawah.

Selain jalan yang berlubang, di Liki Bawah, bahu jalan amblas sehingga perlu diwaspadai pengguna jalan. Selain jalan yang rusak dan banyak tikungan, pengguna jalan perlu membawa stok bahan bakar minyak mengingat pasokan BBM di Solok Selatan dalam beberapa minggu ini tersendat.

Dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di Muaralabuh dan Padang Aro sering kehabisan stok.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau