LEVERKUSEN, KOMPAS.com — Chelsea menyerah 1-2 kepada Bayer Leverkusen pada matchday kelima Grup E Liga Champions, di BayArena, Rabu (23/11/2011). Dengan satu laga tersisa, Chelsea duduk di peringkat kedua dengan delapan poin. Mereka kalah satu angka dari Leverkusen dan hanya unggul rekor pertemuan dengan Valencia, yang duduk di peringkat ketiga.
Chelsea secara umum mendominasi permainan. Namun, alur serangan mereka kerap kandas di tengah jalan dan baru mulai bisa mengatasi masalah dan menciptakan peluang selepas menit ke-25.
Pada menit ke-30 dan ke-38, misalnya, Didier Drogba mencoba menaklukkan Bernd Leno. Sementara usaha pertamanya dijinakkan Leno, tembakan keduanya meleset.
Pada menit ke-43, Daniel Sturridge melepaskan dua tembakan akurat melalui Daniel Sturridge dan Juan Mata. Namun, Leno masih mampu mengatasinya.
Chelsea kemudian memulai babak kedua dengan sebuah serangan yang berujung gol dari Didier Drogba pada menit ke-48. Dari tengah kotak penalti, ia menembakkan bola kiriman Daniel Sturridge masuk ke sudut kanan bawah gawang Bernd Leno.
Leverkusen kemudian tampak mengalami perbaikan performa. Selain mampu mengurangi tekanan, mereka juga kian rajin menciptakan peluang.
Setelah tembakan Frank Lampard (50) dan Branislav Ivanovic (52) dimentahkan Leno, Leverkusen membalas melalui Michael Ballack pada menit ke-58 dan ke-59, yang juga kandas di tangan Petr Cech.
Chelsea belum menciptakan peluang gol ketika Stefan Kiessling dan Simon Rolfes bergantian melepaskan tembakan pada menit ke-61 dan ke-62. Tembakan Kiessling dimentahkan Cech, sedangkan eksekusi Rolfes meleset dari sasaran.
Sepasang ancaman itu dibalas dengan tembakan Daniel Sturidge pada menit ke-63, yang lagi-lagi kandas di tangan Leno.
Kedua kubu kemudian terlibat aksi perebutan bola. Chelsea lebih dulu menemukan celah menyelipkan serangan, yang berujung tembakan Florent Malouda dan Jose Bosingwa pada menit ke-72. Sementara tembakan Malouda dimentahkan Leno, eksekusi Bosingwa melenceng keluar lapangan.
Leverkusen lantas melancarkan serangan yang membuahkan gol penyama kedudukan dari Eren Derdiyok pada menit ke-73. Ia menaklukkan Cech dengan sundulan dari tengah kotak penalti, memanfaatkan umpan Sidney Sam.
Gol itu kembali membuat intensitas dan tempo permainan meningkat. Setelah tembakan Derdiyok pada menit ke-77 diblok, Chelsea melihat hal serupa terjadi pada eksekusi yang dilakukan Ivanovic pada menit ke-81.
Kedua kubu terus bertukar ancaman dan kali ini, tetapi sama-sama terus mengalami kesulitan menuntaskan serangan dengan gol, sampai Manuel Friedrich melakukannya pada menit ke-90. Dari tengah kotak penalti, ia menanduk umpan Gonzalo Castro masuk ke sudut kiri atas gawang Cech.
Selama 90 menit, Chelsea menguasai bola sebanyak 49 persen dan menciptakan delapan peluang emas dari 12 kali usaha. Adapun Leverkusen melepaskan lima tembakan akurat dari delapan kali usaha.
Pada matchday keenam, sementara Chelsea akan menghadapi Valencia, Leverkusen akan melawan Genk.
Leverkusen: Bernd Leno; Omer Toprak, Manuel Friedrich, Michal Kadlec (Eren Derdiyok 71), Gonzalo Castro; Rimon Rolfes, Daniel Schwaab (Andre Schurrle 57), Sidney Sam, Lars Bender; Stefan Kiessling (Bastian Oczipka 83), Michael Ballack
Chelsea: Petr Cech; John Terry, Jose Bosingwa, David Luiz (Alex 69), Branislav Ivanovic; Frank Lampard, Ramires, Raul Meireles (John Mikel Obi 80); Daniel Sturridge, Didier Drogba, Juan Mata (Florent Malouda 66)
Wasit: Viktor Kassai
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang