JAKARTA, KOMPAS.com - Rontoknya pemain-pemain Indonesia di babak awal turnamen Premier Super Series China Terbuka salah satu faktor penyebabnya adalah kurang fokusnya mereka menghadapi turnamen. Mereka juga masih terkuras tenaganya setelah berjuang di ajang SEA Games.
Setelah Anneke Feinya/Nitya Krishinda dan Bona Septano/Muhammad Ahsan, kini juara SEA Games yang tersingkir giliran pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
Juara India dan Singapura Terbuka ini takluk di tangan pasangan Denmark Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl 17-21, 13-21, Kamis (24/11/2011). Dengan tumbangnya Tontowi/Liliyana, maka tidak ada lagi wakil Indoneesia di sektor ganda campuran.
"Kami memang kurang siap dan fokus untuk turnamen ini karena waktunya juga mepet dengan SEA Games.," kata Tontowi yang dihubungi dari Jakarta.
Hal senada juga dikatakan Bona. "Kita main agak terlalu santai. Akan tetapi, lawan kita juga memang lagi bagus," ujar Bona.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang