Warga Dianggap Kurang Antusias Urus E-KTP

Kompas.com - 24/11/2011, 23:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta Purba Hutapea menilai warga kurang antusias melakukan pendataan ulang KTP elektronik atau e-KTP di kelurahan masing-masing. Padahal, tambahan 85 perangkat e-KTP dari Kementerian Dalam Negeri telah tersedia.

"Bertambah hingga 12.000 orang per hari kemampuan pendataannya, tapi tetap saja warga seperti tidak antusias," kata Purba ketika dihubungi wartawan, Kamis (24/11/2011).

Dengan tambahan alat itu, Disdukcapil DKI Jakarta optimistis bisa mengejar target pendataan hingga Desember. Namun, lantaran warga yang diundang jarang langsung memenuhi undangan maka target pada Desember ditakutkan tidak akan tercapai.

"Kami sudah undang, tapi warga yang mengurus sedikit. Bahkan, ada kelurahan yang hanya mendata 20-30 orang," jelas Purba.

Berdasarkan data dari Disdukcapil DKI Jakarta, jumlah warga Jakarta yang telah melakukan pendataan ulang hingga Rabu (23/11/2011) kemarin sebanyak 3.550.381 orang. Di Jakarta Barat, jumlah pendaftar mencapai 881.417 orang, Jakarta Selatan sebanyak 819.687 orang, Jakarta Timur sebanyak 911.726 orang, Jakarta Pusat sebanyak 471.461 orang, Jakarta Utara sebanyak 454.076 orang, dan Kepulauan Seribu sebanyak 12.014 orang.

Untuk mengoptimalkan pelayanan kepada warga, Disdukcapil akan kembali menambah perangkat e-KTP melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2012. Tidak hanya itu, Dinas juga meminta perpanjangan waktu penyelesaian pendataan hingga April 2012.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau