JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta Purba Hutapea menilai warga kurang antusias melakukan pendataan ulang KTP elektronik atau e-KTP di kelurahan masing-masing. Padahal, tambahan 85 perangkat e-KTP dari Kementerian Dalam Negeri telah tersedia.
"Bertambah hingga 12.000 orang per hari kemampuan pendataannya, tapi tetap saja warga seperti tidak antusias," kata Purba ketika dihubungi wartawan, Kamis (24/11/2011).
Dengan tambahan alat itu, Disdukcapil DKI Jakarta optimistis bisa mengejar target pendataan hingga Desember. Namun, lantaran warga yang diundang jarang langsung memenuhi undangan maka target pada Desember ditakutkan tidak akan tercapai.
"Kami sudah undang, tapi warga yang mengurus sedikit. Bahkan, ada kelurahan yang hanya mendata 20-30 orang," jelas Purba.
Berdasarkan data dari Disdukcapil DKI Jakarta, jumlah warga Jakarta yang telah melakukan pendataan ulang hingga Rabu (23/11/2011) kemarin sebanyak 3.550.381 orang. Di Jakarta Barat, jumlah pendaftar mencapai 881.417 orang, Jakarta Selatan sebanyak 819.687 orang, Jakarta Timur sebanyak 911.726 orang, Jakarta Pusat sebanyak 471.461 orang, Jakarta Utara sebanyak 454.076 orang, dan Kepulauan Seribu sebanyak 12.014 orang.
Untuk mengoptimalkan pelayanan kepada warga, Disdukcapil akan kembali menambah perangkat e-KTP melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2012. Tidak hanya itu, Dinas juga meminta perpanjangan waktu penyelesaian pendataan hingga April 2012.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang