JAKARTA, KOMPAS.com - Target proyek pengerjaan gorong-gorong di Jalan Jenderal Sudirman dipastikan akan mundur selama 10 hari dari jadwal awal. Dengan demikian, sampai tanggal 25 Desember nanti, para pengguna jalan diharap berhati-hati saat melintas di sekitar titik pengerjaan gorong-gorong.
"Target awal memang 15 Desember. Tapi saat SEA Games, pengerjaan berhenti 10 hari. Jadi penyelesaiannya ditambah juga 10 hari," kata Kepala Bidang Pengelolan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Tarjuki, Jumat (25/11/2011).
Hari ini, pengerjaan gorong-gorong di Jalan Jenderal Sudirman sudah dimulai kembali. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI dan Polda Metro Jaya terkait masalah pengaturan lalu lintas dan keamanan berkendara masyarakat Jakarta.
Metode pengerjaan gorong-gorong kali ini pun berbeda dengan pengerjaan sebelumnya. Para pekerja baru akan menggali dan memasukkan gorong-gorong saat malam hari dan dilanjut dengan pengaspalan begitu gorong-gorong masuk dalam lubang galian.
"Pengerjaan dimulai dari pukul 22.00-05.00. Jadi diharap tidak mengganggu masyarakat," ujar Tarjuki.
Pengerjaan gorong-gorong ini sudah selesai untuk sisi barat Jalan Jenderal Sudirman yakni kawasan Semanggi-Ratu Plaza. Sementara untuk sisi timur yang berada di depan Polda Metro Jaya, pengerjaan baru sampai sepanjang 600 meter.
"Selanjutnya, akan dilakukan di sisi Utara Semanggi atau dari Semanggi-Kali Krukut dan Semanggi-Bendungan Hilir (Benhil)," imbuhnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang