Polri dan ITB Audit Konstruksi Jembatan di Kukar

Kompas.com - 27/11/2011, 19:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian Negara Republik Indonesia akan melakukan audit terhadap pembangunan Jembatan Gerbang Dayaku Kutai Kartanegara, Tenggarong, Kalimantan Timur, yang ambruk pada Sabtu (27/11/2011).

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar menyatakan, tim dari Polri akan bekerja sama dengan tim ahli konstruksi dari Institur Teknologi Bandung untuk menyelidiki konstruksi jembatan itu. Kedua tim ini akan melakukan audit terhadap proses konstruksi jembatan tersebut.

"Tentu dengan terjadinya peristiwa ini, dalam penyelidikan kita juga bekerja sama dengan tim dari ahli kontruksi dari ITB. Ini untuk melakukan audit terhadap proses kontruksi dari jembatan itu," ujar Boy, Minggu (27/11/2011) di Jakarta.

Dalam penyelidikan tim yang dipimpin oleh Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri Komisaris Jenderal Sutarman ini, akan ditelusuri riwayat perencanaan dan pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut. Penyelidikan dimulai dari awal  pemenangan tender untuk proyek pembangunan, termasuk melihat adakah kelalaian dalam perawatan setelah pembangunan. Jembatan tersebut runtuh dalam proses pemeliharaan.

Melalui pengumpulan fakta dari tim di lapangan ini, kata Boy, baru akan ditelusuri apakah di antara setiap proses tersebut terdapat tindakan yang melanggar hukum. "Tim kita masih bekerja untuk mengumpulkan fakta-fakta tersebut untuk nanti akan dievaluasi. Apakah dari fakta-fakta yang terkumpul nanti dapat diduga adanya pelanggaran hukum atau tidak," ujar Boy.

Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak beberapa saat setelah kejadian mengatakan tidak ada masalah pada konstruksi jembatan yang telah beroperasi selama 11 tahun itu. Juru Bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, sebelum runtuh, jembatan itu tengah diperbaiki petugas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau