JAKARTA, KOMPAS.com- Tim pencari melanjutkan pencarian korban runtuhnya Jembatan Mahakam II atau Jembatan Kutai Kertanegara dengan menyelami sungai Mahakam. Ada 18 penyelam yang akan diturunkan dalam upaya pencarian korban hari ini.
"Rapat koordinasi antara BNPB, Gubernur Kalimantan Timur, Badan SAR Nasional, Kementerian Pekerjaan Umum, Bupati Kutai Kertanegara dan unsur lainnya memutuskan pada pagi ini (29/11/2011) akan melakukan proses SAR dengan penyelaman dalam oleh professional divers (18 orang) dengan perlengkapan khusus," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta pagi ini.
Menurut Sutopo, para penyelam profesional itu akan didampingi pasukan katak, tim Basarnas dan Brimob Polri. Para penyelam profesional ini didatangkan dari perusahan minyak, yang biasa melakukan pengeboran dalam laut di lepas pantai Balikpapan.
"Mengingat penyelaman akan dilakukan mencapai kedalaman 50 meter, maka diperlukan chamber (kamar berudara) yang didatangkan dari Balikpapan. Chamber tersebut akan ditaruh di atas ponton di mana penyelam nanti setelah naik ke atas permukaan air harus masuk dulu ke ruang chamber beberapa saat utk mencegah pecahnya pembuluh darah mereka," ujar Sutopo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang