PURWAKARTA, KOMPAS.com — Sempat gagal panen tahun lalu, para petani rambutan di Purwakarta dan Subang, Jawa Barat, musim ini bisa panen. Meski hasil tak optimal akibat cuaca, mereka bersyukur bisa memanen rambutan tahun ini.
"Tahun lalu, sama sekali tidak panen karena seluruh bunga rontok diguyur hujan. Tahun ini, lumayan masih bisa panen meski hanya sekitar 30 persen dari normalnya," kata Adun (51), petani rambutan di Desa Cikopo, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Selasa (29/11/2011).
Adun memperkirakan, dia bisa memanen sekitar 1.000 ikat rambutan dari 30 pohon usia 15 tahun miliknya musim ini. Dengan harga Rp 2.500 per ikat, Adun mengantongi pendapatan kotor Rp 2,5 juta. "Alhamdulillah, musim ini ada hasil," kata Adun.
Purwakarta merupakan salah satu kabupaten sentra rambutan di Jawa Barat selain Subang, Bandung Barat, dan Ciamis. Dengan total panen sekitar 214.000 kuintal rambutan setahun, produksi rambutan dari Purwakarta merupakan terbesar ketiga setelah Subang dan Bandung Barat. Tahun 2009, Subang memproduksi sekitar 1,4 juta kuintal rambutan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang