Makan Ayam dan Telur Perlambat Penuaan Otak

Kompas.com - 29/11/2011, 13:02 WIB

KOMPAS.com - Ayam dan telur tampaknya bisa menjadi satu paket pilihan menu makanan sehat Anda. Sebuah riset terbaru menunjukkan, konsumsi ayam dan telur ternyata dapat meningkatkan memori pada otak.

Dalam temuannya para ilmuwan menemukan, nutrisi yang dapat memperlambat penuaan otak, yang disebut kolin. Menurut peneliti, makanan kaya kolin dapat membantu melindungi otak dari efek penuaan. Nutrisi yang termasuk dalam kelompok vitamin B ini banyak ditemukan dalam makanan seperti ayam, telur, ikan laut serta kacang-kacangan.

Para peneliti di Boston University menemukan, orang yang mendapatkan banyak asupan kolin dalam diet mereka cenderung mempunyai memori yang baik dan lebih kecil risikonya mengalami demensia.

Dr. Rhoda Au, peneliti senior mengatakan, temuan ini menambah bukti bahwa diet kaya kolin seumur hidup dapat membuat perbedaan usia pada otak.

"Saya pikir temuan ini ingin menyampaikan pesan kepada kita bahwa penting untuk mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang mulai usia pertengahan," katanya.

Dalam risetnya, Dr Au melibatkan hampir 1.400 orang dewasa berusia 36-83 tahun. Relawan diminta untuk menjawab kuesioner diet pada tahun 1991 dan 1995. Kemudian, antara tahun 1998 dan 2001. Mereka menjalani tes memori, kemampuan kognitif lain dan menjalani scan MRI otak.

Hasil penelitian menemukan, pria dan wanita yang mendapat asupan tinggi kolin memiliki hasil tes memori lebih baik. Faktor-faktor lain termasuk pendidikan, lemak dan asupan kalori juga turut diperhitungkan.

Dr Au mengatakan, temuan ini menunjukkan bahwa orang yang sedikit mendapatkan asupan kolin lebih cenderung berada pada 'jalur' menuju penurunan mental ketimbang mereka yang mendapat asupan kolin lebih tinggi.

Para ahli umumnya merekomendasikan bahwa laki-laki harus memenuhi kebutuhan kolin sebesar 550 mg per hari, sementara perempuan harus mendapatkan setidaknya 425 mg kolin per hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau