Perubahan rute krl

Rute Baru, Pelaju Bingung

Kompas.com - 01/12/2011, 10:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Perubahan jadwal dan rute perjalanan kereta Commuter Line Jabodetabek yang diuji coba hari ini, Kamis (1/11/2011), hingga empat hari ke depan, membuat banyak penumpang bingung meskipun jadwal perjalanan kereta telah dipasang di peron.

Santiaga, warga Tambun pengguna kereta arah Sudirman, adalah salah satu orang yang kebingungan dengan perubahan itu. "Dulu mah lancar-lancar aja karena udah ngerti. Sekarang enggak tau deh ini efektif apa enggak," ujarnya di Stasiun Jatinegara. "Kaya yang biasanya mau ke Depok, itu harus ke Senen dulu, biasanya kan Manggarai langsung lurus, sekarang sih enggak," tambahnya.

Kebingungan juga terjadi pada Hendy, warga Bekasi. Karena kereta banyak yang telat, ia terpaksa menumpang kereta ke arah Jawa untuk bisa memotong waktu perjalanannya. "Maksimal 1 jam dari Bekasi ke Sudirman. Kalau dengan rute baru harusnya, sih, bisa sama, tapi kalau terlambat ya enggak tau lagi deh, bingung saya," ujar Hendy yang mengaku sudah menunggu kereta selama satu jam.

Hendy juga mengkritik sosialisasi yang dilakukan PT KAI terkadang tidak sesuai dengan yang terjadi di lapangan. "Selama ini cuma informasi aja, kan, cuma di lapangan biasanya berubah. Takutnya penumpang numpuk di satu tempat," lanjutnya.

Sesuai dengan rute baru yang diumumkan PT KAI Commuter Jabodetabek, perjalanan kereta per 1 Desember adalah sebagai berikut:

  1. Bogor/Depok-Manggarai-Jakarta Kota (PP)
  2. Bogor/Depok-Tanah Abang-Kampungbandan-Pasar Senen-Jatinegara (PP)
  3. Bekasi-Jatinegara-Manggarai-Jakarta Kota (PP)
  4. Parung Panjang-Serpong-Tanah Abang (PP)
  5. Tanjung Priok-Jakarta Kota (PP)
  6. Tangerang-Duri (PP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau