MEDAN, KOMPAS.com - Putusnya jembatan penghubung menjadi hambatan Tim SAR gabungan TNI dan Polri menembus lokasi longsor di Desa Baruje, Kecamatan Majo, Kabupaten Nias Selatan yang telah menewaskan 7 warga setempat. Bahkan, informasi menyebutkan satu-satunya akses tersebut hanyut dibawa derasnya arus.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Daerah (BPBD) Nias Selatan, Arototona Mendeva mengatakan kondisi hingga Kamis (1/12/2011) pagi hujan masih terus mengguyur Nias Selatan. Sehingga tim SAR gabungan belum mampu menembus lokasi kejadian. Apalagi peralatan yang ada tidak mendukung untuk menempuhnya. "Jembatan menjadi satu-satunya akses dan sekarang kondisinya sudah putus. Perahu karet pun tidak ada di sini," kata Arototona Mendeva melalui telepon seluler.
Air sungai yang deras dan lebar serta memiliki kedalaman kurang lebih 7 meter benar-benar mempersulit perjalanan ke lokasi kejadian. Alhasil, pengevakuasipun banyak menemukan kendala.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang