Sail Morotai 2012 Tetap Digelar

Kompas.com - 01/12/2011, 20:56 WIB

TERNATE, KOMPAS.com - Dirjen Pemberdayaan Sumber Daya Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Hasrin Abdurrahman, mengatakan, Sail Morotai tetap akan digelar di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara pada 2012 sesuai dengan rencana semula.

"Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menginstruksikan bahwa Sail Morotai digelar di Kabupaten Pulau Morotai tahun 2012," katanya di Ternate, Kamis (1/12/2011) menanggapi adanya keraguan sejumlah kalangan bahwa Sail Morotai batal digelar pada 2012.

Hasrin yang berada di Ternate dalam rangka menghadiri seminar persiapan penyelenggaraan Sail Morotai, mengatakan, Kepres mengenai penyelenggaraan Sail Morotai sudah berada di Sekertaris Kabinet dan diharapkan dalam waktu dekat Kepres itu ditandatangani Presiden Yudhoyono.

Karena itu, Hasrin mengimbau kepada pemda di Malut di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk terus melakukan berbagai persiapan terkait penyelenggaraan kegiatan bertaraf internasional tersebut.

Dirjen mengatakan, Kabupaten Pulau Morotai dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan Sail Morotai 2012 karena daerah itu memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, terutama di sektor kelautan dan pariwisata.

"Selain itu, letak Kabupaten Pulau Morotai sangat strategis yakni dekat dengan negara-negara Asia Pasifik dan dilalui jalur pelayaran internasional, sehingga bisa menjadi daya tarik bagi investor untuk menanamkan modal di sana," ujarnya.

Hasrin menambahkan penyelenggaraan Sail Morotai merupakan program bersama antara pemerintah pusat dan pemda di Malut. Untuk itu pemerintah pusat akan berperan aktif untuk menyukseskan kegiatan itu, termasuk dalam soal penyediaan anggaran untuk pembangunan infrastruktur.

Sementara itu, Wakil Bupati Pulau Morotai, Weni P mengatakan, Pemkab Pulau Morotai kini terus melakukan berbagai persiapan untuk menyukseskan penyelenggaraan Sail Morota pada 2012, seperti membenahi berbagai infrasturktur di Daruba yang akan menjadi lokasi penyelenggaraaan kegiatan itu.

"Memang pembenahan infrastruktur di sana belum rampung semuanya, karena terkait dengan terbatasnya anggaran, tapi akan diupayakan semua infrastruktur telah rampung sebelum penyelenggaraan Sail Morotai," katanya.

Salah satu infrastruktur yang belum rampung tersebut, kata Weni, adalah telekomunikasi. Namun Telkomsel telah menyatakan kesanggupannya bahwa jaringan Telkomsel di daerah bekas pangkalan Sekutu pada Perang Dunia II itu akan rampung sebelum penyelenggaraan Sail Morotai.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau