Ekstrakurikuler Tak Ampuh Atasi Tawuran Pelajar

Kompas.com - 03/12/2011, 11:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tawuran antarpelajar masih saja terjadi di berbagai sekolah di Jakarta bahkan tidak jarang peristiwa ini berbuntut kematian pelajar. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan kegiatan di luar jam pelajaran sekolah atau Ekstrakurikuler masih kurang diminati oleh siswa.

"Masalah kesiswaaan ini memang masih menjadi PR (pekerjaan rumah) buat kami kalangan pendidik. Kami masih mengumpulkan data, banyak anak-anak yang tidak mau aktif di ekskul," kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, di Jakarta, Sabtu (3/12/2011).

Ia juga mengimbau agar para siswa di sekolah-sekolah ini dapat mengikuti ekstrakurikuler sesuai dengan minatnya. Dengan mengikuti salah satu ekstrakurikuler yang ada, lanjutnya, dapat membantu siswa untuk mengembangkan diri di luar kewajiban akademis.

"Kalau eksisnya di ekskul baik, tapi kalau yang tidak baik ingin eksis di luar sekolah. Kadang itu yang menimbulkan tawuran di kalangan pelajar," jelasnya.

Kendati demikian, ia mengingatkan kembali bahwa tanggung jawab terhadap siswa ini bukan hanya milik sekolah saja. Sebagai pendidik, tugas sekolah adalah pendidikan formal. Sementara pendidikan informal harus bersama-sama dilakukan orang tua dan masyarakat.

Tawuran antarpelajar ini memang bukan suatu hal yang baru terjadi di ibu kota. Bahkan ada sekolah-sekolah tertentu yang mengklaim bahwa tawuran ini merupakan sebuah tradisi sehingga sulit diputus mata rantainya begitu saja. Ironisnya, terkadang tawuran dapat disebabkan juga karena adu ekstrakurikuler antarsekolah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau