Asa Penghabisan City

Kompas.com - 07/12/2011, 05:01 WIB

manchester, Selasa - Manchester City tidak sepenuhnya menjadi penentu nasibnya untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2011/2012. Perjuangan City selama 43 tahun untuk sejajar dengan klub-klub elite Eropa akan pupus jika Napoli mengalahkan Villarreal, Kamis (8/12) dini hari WIB.

Kemenangan atas pemimpin Grup A Bayern Muenchen di Stadion City of Manchester, Kamis dini hari, belum cukup untuk meloloskan Manchester City. Nasib pemimpin klasemen Liga Inggris itu masih bergantung pada hasil pertandingan yang berlangsung bersamaan, antara Villarreal dan Napoli, di Stadion El Madrigal, Spanyol.

Skenario harapan City adalah mereka mengalahkan Bayern Muenchen dan berharap Villarreal meraih kemenangan pertamanya saat menjamu Napoli.

Itu satu-satunya skenario yang dapat menolong City lolos ke babak 16 besar Liga Champions, walau perlu sedikit keajaiban. Mengalahkan Bayern Muenchen bukan perkara mudah meskipun bermain di kandang.

Villarreal yang sedang menurun penampilannya tidak bisa terlalu diharapkan untuk mengatasi Napoli yang sedang berada di puncak kebangkitan.

City hanya memiliki peluang 30 persen. Tim besutan Pelatih Roberto Mancini itu berada di peringkat ketiga Grup A dengan tujuh poin, tertinggal satu poin dari penghuni peringkat kedua Napoli.

Jika Napoli menuai hasil imbang di El Madrigal dan City menang, perolehan nilai mereka sama, sembilan poin. Namun, Napoli yang akan lolos sesuai dengan artikel 7.06 Peraturan Liga Champions UEFA.

Dalam pasal itu, UEFA menetapkan, parameter pertama untuk menentukan tim yang nilainya sama adalah rekor head-to-head. Rekor Napoli lebih bagus ketimbang City saat kedua tim ini bertemu. Napoli menahan City 1-1 di Stadion City of Manchester dan menang 2-1 di Stadion San Paolo.

Mancini menilai, peluang City untuk melaju ke perdelapan final tinggal 30 persen. Dia menegaskan tetap berjuang mengalahkan Bayern Muenchen di laga terakhir penyisihan grup.

”Kami harus berusaha mengalahkan Bayern Muenchen dan kami harus berharap agar Villarreal bisa tampil bagus melawan Napoli,” ujar Mancini.

Pelatih asal Italia itu menilai, jika perjuangan mereka gagal, hidup belum berakhir. City masih bisa tampil di kasta kedua, Liga Europa.

”Kami akan berusaha menjuarai Liga Europa. Ini tidak mengubah apa pun,” kata Mancini.

Pengatur permainan City, David Silva, juga menyimpan optimisme sama. Pemain tim nasional Spanyol ini optimistis dapat menundukkan Bayern.

Perjalanan City yang tidak mulus di Liga Champions ini merupakan buah permainan yang tidak konsisten antara di Liga Primer dan Liga Champions. Laga pembuka mereka di Grup A berakhir dengan imbang 1-1 ditahan Napoli.

City akan tampil dengan kekuatan utama mereka menghadapi Bayern Muenchen yang dalam kondisi mental bagus. Duo bek tengah Vincent Kompany dan Joleon Lescott harus lebih disiplin menutup pergerakan bomber tajam Mario Gomez yang saat ini mengoleksi 13 gol di Bundesliga.

Bek sayap Gael Clichy kemungkinan besar akan mengisi posisi bek kiri Aleksandar Kolarov yang cedera. Clichy memiliki tugas berat mengawal Arjen Robben yang kembali diturunkan setelah cedera dan Thomas Mueller.

Cari kemenangan

David Silva, yang selama ini menjadi tulang punggung Manchester City dalam membangun serangan, akan menjadi pemasok bola bagi dua penyerang andalan Edin Dzeko dan si cerdik Sergio Aguero.

Yaya Toure berperan sebagai penyeimbang di lapangan tengah, sedangkan James Milner akan bergerak bebas memotong dari sisi kiri ke kanan seperti saat City menghabisi Manchester United 6-1 di Old Trafford.

Kapten Vincent Kompany optimistis City tampil 100 persen untuk menjadikan laga melawan Bayern Muenchen sebagai malam spesial.

”Semua tim yang datang ke sini tidak akan menjadi favorit. Saya tidak peduli siapa mereka,” ujar Kompany dikutip Skysports.com.

Bayern dalam pertemuan pertama di Allianz Arena mengalahkan City 2-0. Pada pertemuan kedua nanti, pemuncak klasemen Bundesliga itu minus gelandang bertahan Bastian Schweinsteiger yang mengalami cedera saat melawan Napoli.

Dalam formasi 4-2-3-1, Luiz Gustavo dan Toni Kroos akan berduet sebagai gelandang bertahan. Lini serang kembali diperkuat Arjen Robben yang langsung mencetak dua gol saat menundukkan Werder Bremen 4-1 akhir pekan lalu.

Pemain sayap tim nasional Belanda itu akan beroperasi di sayap kanan, sedangkan Franck Ribery di sayap kiri dan Thomas Mueller bermain di belakang penyerang tunggal Mario Gomez.

Direktur Bayern Muenchen Karl-Heinz Rummenigge menegaskan, timnya tetap mencari kemenangan walau pasti lolos ke babak 16 besar. Bayern tidak akan memberikan hadiah apa pun untuk City. Bayern bermain total untuk menegakkan fair play.

”Ini pertandingan ketika kami harus membuktikan diri kami,” ujar Mueller.

Napoli bugar

Napoli, yang baru saja menjungkalkan Lecce 4-2 untuk menghidupkan peluang meraih scudetto Liga Italia, kembali tampil dengan kekuatan penuh.

Pelatih Walter Mazzari menghitung dengan jadwal yang ketat dan mengistirahatkan sejumlah pemain inti di Serie A.

Kemenangan akan mengangkat kasta Napoli setingkat lebih tinggi bersama klub-klub elite Eropa. Mereka sudah lama menantikan saat-saat seperti itu, sudah 21 tahun. Kemenangan Napoli di El Madrigal pasti menjadi mimpi buruk bagi Villarreal sekaligus City. (Reuters/AP/ANG)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau