Demonstran Kongo Bentrok dengan Polisi London

Kompas.com - 07/12/2011, 08:30 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Ratusan demonstran yang menentang Presiden Republik Demokratik Kongo, Joseph Kabila, telah bentrok dengan polisi Inggris saat mereka berdemonstrasi di luar tempat kediaman Perdana Menteri Inggris, David Cameron, Selasa (6/12/2011).

Polisi telah menangkap 17 orang karena diduga telah merintangi sebuah jalan raya dan mereka ditahan, kata seorang juru bicara Scotland Yard (kepolisian Inggris). Kira-kira 300 demonstran yang menyanyikan slogan dan mengacungkan poster bertulis "Kabila Keluar" telah didesak mundur oleh sedikitnya 50 polisi, beberapa memakai perlengkapan anti hura-hara, kata seorang wartawan AFP di tempat demonstrasi di depan Downing Street.

Seorang perempuan dan seorang demonstran lainnya, yang tampaknya terluka dalam bentrokan itu, berbaring di tanah dan telah diperiksa petugas medis polisi. Para demonstran, yang sebagian besar keturunan DR Kongo yang tinggal di Inggris, telah berdemonstrasi sebelum pengumuman yang diperkirakan Selasa mengenai hasil pemilihan pekan lalu di negara Afrika tengah yang kaya mineral itu.

Polisi telah menutup jalan Whitehall di depan Downning Street sebagai akibat dari demonstrasi itu. Kabila, yang telah berkuasa sejak 2001, mengungguli 10 kandidat lain dengan raihan 46,4 persen suara dari dua pertiga tempat pemungutan suara yang dihitung. Demikian menurut hasil perhitungan terakhir yang dikeluarkan Selasa.

Salah seorang demonstran, Jason Kabuta (30-an tahun), mengatakan, "Kami ingin Kabila pergi. Ada genosida (pembunuhan besar-besaran berdasar etnis) di negara kami. Negara-negara Barat telah mendukungnya dan itulah sebabnya mengapa kami berada di luar Downing Street, meminta David Cameron untuk berhenti (membantu Kabila). Negara-negara Barat membantu Kabila karena mereka ingin mencuri sumber-sumber kami. Kabuto telah bermukim di Inggris sejak berusia sembilan tahun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau