JAKARTA, KOMPAS.com- Jenazah mahasiswa aktivis Marhaen, Sondang Hutagalung (22) direncanakan disemayamkan di Universitas Bung Karno (UBK). Namun, keluarga meminta jenazah diberkati terlebih dahulu dalam kebaktian di rumah duka RS Cipto Mangunkusumo, Sabtu (10/12/2011) malam.
Demikian hasil pembicaraan antara keluarga Sondang dan kalangan kampus di Instalasi Kamar Jenazah RSCM.
Awalnya, keluarga keberatan jenazah Sondang, mahasiswa Angkatan 2007 Jurusan Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, UBK itu disemayamkan di kampus. "Hormati saja di sini," kata Saur Dame Sipahutar, ibunda Sondang.
Namun, kalangan mahasiswa dan aktivis yang menyatakan bersimpati terhadap Sondang mendesak agar jenazah Sondang disemayamkan dan diberi penghormatan di kampus. Permintaan itu akhirnya dikabulkan oleh keluarga.
Sondang, Koordinator Himpunan Advokasi-Study Mahasiswa Marhaenis untuk Rakyat dan Bangsa Indonesia (Hammurabi), membakar diri di depan Istana Merdeka pada Rabu (7/12/2011) sore. Anggota komunitas Sahabat Munir ini meninggal dunia dalam perawatan di RSCM pada Sabtu (10/12/2011) pukul 17.50 WIB. (BRO/ART)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang