Pembunuhan raafi

Siswa Pangudi Luhur Jalani Rekonstruksi Terpisah

Kompas.com - 11/12/2011, 20:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah siswa SMA Pangudi Luhur yang menjadi saksi kasus pembunuhan Raafi Aga Winasya Benjamin (17), menjalani rekonstruksi terpisah dari para tersangka di tempat hiburan Shy Rooftop, Kemang, Jakarta Selatan, pada Minggu (11/12/2011) sore ini. Hal itu disampaikan kuasa hukum Pangudi Luhur, Mahendradatta, saat dihubungi wartawan.

"Tadi anak-anak sudah melakukan rekonstruksi sendiri di Shy Rooftop terkait kasus Raafi. Dari pukul 15.00-17.30 kurang lebih 2,5 jam," kata Mahendradatta.

Ia mengatakan, rekonstruksi dilakukan terpisah tanpa kehadiran para tersangka ini sengaja agar tidak terjadi bentrokan dengan para pelaku.

"Selain itu, untuk menjaga keselamatan mereka karena anak-anak ini ada di bawah umur," papar Mahendradatta.

Selama menjalani rekonstruksi, para siswa PL ini juga terus didampingi petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan. Dalam rekonstruksi itu, para siswa menceritakan dan memposisikan diri sama seperti malam pembunuhan Raafi.

Sebelumnya, pada pukul 09.30 pagi tadi, aparat kepolisian yang terdiri dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Selatan, dan Polsek Metro Mampang Prapatan sudah terlebih dulu menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Raafi di cafe Shy Rooftop, Kemang, Jakarta Selatan. Tujuh orang tersangka hadir di lokasi yakni Febriawan, Martoga, Helmi, Robie Hatim, Abel, Connie, dan Fajar.

Dalam rekonstruksi itu diketahui bahwa oknum TNI berinisial San menerima sebuah pisau lipat dari seseorang yang tak diketahui identitasnya. Pisau itu lalu disimpan di bawah jok depan mobil Toyota Fortuner warna hitam B 510 OD milik tersangka lainnya yakni Robie Hatim.

Selain itu, rekonstruksi juga dilakukan di rumah Febri di Kompleks Pesona Khayangan, Depok, Jawa Barat. Rekonstruksi di rumah Febri menggambarkan pertemuan antara Febri, Connie, Abel, Martoga, Robie, dan teman Robie usai peristiwa penusukan Raafi terjadi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau