Liga inggris

Redknapp Frustrasi atas Wasit Foy

Kompas.com - 13/12/2011, 04:48 WIB

STOKE, SENIN - Pelatih Tottenham Hotspur Harry Redknapp sulit menyembunyikan frustrasinya atas sejumlah keputusan wasit Chris Foy. Hal itu terkait kekalahan Tottenham 1-2 (0-2) saat melawat ke Stoke City pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di Stadion Britannia, Minggu (11/12) atau Senin dini hari WIB.

Kekalahan itu adalah yang pertama bagi Tottenham dalam 12 laga terakhir atau kekalahan pertama setelah Manchester United dan Manchester City memukul mereka. Kedua klub itu kini menguasai papan atas klasemen sementara. Walau kalah, Tottenham masih berada di urutan ketiga klasemen (nilai 31).

Namun, mereka dapat tergeser ke peringkat keempat rival sekota, Chelsea, jika tim asuhan Pelatih Andre Villas-Boas ini memukul Manchester City di Stamford Bridge, Selasa dini hari WIB tadi. Dalam lawatan ke Britannia, Minggu, dua gol kekalahan Tottenham berasal dari mantan pemain mereka, Matthew Etherington, menit ke-13 dan ke-43.

Skuad Redknapp memperkecil kekalahan melalui gol penalti Emmanuel Adebayor pada menit ke-62. Kekalahan itu mungkin saja batal terjadi andai wasit Chris Foy jeli dalam mengambil keputusan sepanjang laga.

Wasit asal Merseyside tersebut luput melihat dua hands ball oleh dua pemain Stoke, Ryan Shawcross dan Dean Whitehead, di area terlarang. Dia juga menganulir gol Adebayor lain dengan alasan offside. Padahal, pada tayangan ulang, pemain pinjaman Manchester City dalam posis onside berkat Marc Wilson.

”Sayang, sejumlah keputusan yang dia (Foy) ambil benar-benar salah,” kata Redknapp.

Akhiri tabu 30 tahun

Redknapp mengaku mendekati Foy seusai laga dan menyatakan protes lisan. Padahal, selama ini, dia tidak pernah mendekati dan berbicara kepada wasit seusai laga.

”Saya biasa menerima kekalahan. Saya tidak pernah komplain soal keputusan wasit. Sepanjang 30 tahun karier kepelatihan, hal itu tidak pernah saya lakukan,” kata Redknapp.

”Saya khawatir, dia berbuat kesalahan. Wasit itu berbuat salah bukan karena sengaja. Dia (Foy) orang jujur, tetapi sedang tidak tampil bagus,” kata Redknapp. Dia juga mengkritik asisten wasit yang dinilai tidak jeli melihat posisi Adebayor saat dinyatakan offside.

”Dia akan melihat itu di TV saat istrinya tengah membuatkannya sandwich dan dia bakal berpikir ulang, ’Apa yang telah saya lakukan?’,” ujar Redknapp.

Dia mengakui, pemainnya tampil buruk di babak kedua. Namun, di babak kedua, mereka menemukan bentuk permainan, dan andai wasit tepat mengambil keputusan, Tottenham bisa jadi terhindar dari kekalahan.

Laga lainnya, debut Pelatih Martin O’Neill di Sunderland berbuah manis ketika timnya memukul Blackburn Rovers 2-1 lewat gol tendangan bebas Sebastian Larsson saat injury time. Meski belum signifikan, kemenangan itu menjauhkan Sunderland dari zona degradasi.

Striker senior Chelsea asal Perancis, Nicolas Anelka, resmi dikontrak klub China, Shanghai Shenhua, selama dua tahun mulai Januari 2012. Media China melaporkan, Anelka mendapat gaji sekitar 300.000 dollar AS (Rp 2,7 miliar) per minggu.

(AP/AFP/REUTERS/SAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau