LPSK Akan Lindungi Korban Mesuji

Kompas.com - 18/12/2011, 01:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Abdul Haris Semendawai mengatakan, pihaknya siap membantu memberikan perlindungan terhadap korban dari peristiwa Mesuji di Lampung dan Sumatera Selatan. Jika memang diperlukan, kata Haris, pihaknya akan membentuk tim khusus untuk memaksimalkan perlindungan bagi saksi dan korban kasus tersebut.

"Perlindungan dari LPSK dapat diberikan secara jelas dan pasti kepada saksi dan korban tindak pidana yang membutuhkannya," ujar Haris melalui pesan singkat kepada wartawan, Sabtu (17/12/2011).

Namun, untuk memberikan perlindungan itu, LPSK harus menerima laporan secara aktif dari pihak saksi maupun korban peristiwa Mesuji. Selain itu juga, mereka menunggu laporan dari Tim Gabungan Pencari Fakta Mesuji maupun tim lainnya yang baru akan bergerak menelusuri data di lapangan.

"Kita akan lebih baik serta lebih cepat bertindak dari LPSK, bila memang ada korban atau saksi tindak pidana di Sungai Sodong (Sumsel) maupun Mesuji (Lampung) yang secara aktif mengajukan perlindungan ke LPSK," jelasnya.

Hingga kini, kata Haris, belum ada satu pun saksi dan korban Mesuji yang meminta perlindungan kepada LPSK.

Sebelumnya, Ketua Tim Gabungan Pencari Fakta Kasus Mesuji, Denny Indrayana juga telah mengungkapkan bahwa pihaknya menjamin keselamatan penuh korban maupun saksi yang akan dimintai keterangan terkait penelusuran masalah tragedi di Mesuji, wilayah Lampung dan Sumatera Selatan. Salah satunya upaya jaminan itu dengan mengajak Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau