WIGAN, KOMPAS.com — Kemenangan Chelsea di depan mata langsung sirna menjelang pertandingan usai. Bertandang ke kandang Wigan Athletic dalam lanjutan Premier League, Sabtu atau Minggu (18/12/2011) dini hari WIB, Chelsea unggul lebih dulu lewat gol Daniel Sturridge. Namun, Wigan menyamakan kedudukan pada menit ke-88 lewat gol Jordi Gomez.
Hasil ini pun cukup menghambat upaya Chelsea kembali meramaikan perebutan gelar juara. Chelsea memang masih di urutan ketiga. Namun, tambahan satu poin membuat nilai mereka hanya 32, atau tertinggal enam angka dari Manchester City yang memimpin klasemen. Jarak itu akan semakin panjang jika City menang pada pertandingan hari Minggu (18/12/2011).
Meski sebagai tamu, sebenarnya Chelsea mampu mengurung tuan rumah. Beberapa peluang pun tercipta. Namun, pertahanan Wigan sangat rapat sehingga menyulitkan Chelsea mencari ruang tembak.
Empat usaha Chelsea melepaskan bola ke gawang Wigan hanya satu yang mengarah ke gawang. Itu pun tak terlalu merepotkan kiper Wigan, Ali al-Hasbi, untuk menguasainya.
Pada menit ke-38, Chelsea sebenarnya mendapatkan peluang bagus. Umpan silang Raul Meireles mampu disundul Didier Drogba, tetapi sedikit meleset ke sisi kanan gawang Wigan.
Pada masa injury time babak pertama, Meireles mampu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola mendatar gagal diblok para pemain bertahan Wigan, tetapi lagi-lagi masih sedikit meleset.
Tak lama kemudian, giliran Wigan yang mengancam gawang Chelsea, tetapi juga tak menghasilkan apa pun. Babak pertama berakhir 0-0.
Memasuki babak kedua, Chelsea semakin meningkatkan serangannya. Meski mendapat perlawanan ketat, Chelsea dengan sabar coba membuka pertahanan lawan dari beberapa sisi.
Setelah beberapa kali usaha, Chelsea akhirnya membobol gawang Wigan pada menit ke-59.
Ini termasuk gol yang dihasilkan dengan kerja sama yang indah. Berawal dari umpan diagonal Ashley Cole, Daniel Sturridge dengan baik menerimanya. Ia kemudian melakukan tendangan kaki kiri dan menaklukkan kiper Ali al-Hasbi, 1-0.
Wigan mencoba membalas. Mereka mulai menerapkan permainan terbuka. Ini cukup menyulitkan Chelsea, terutama memasuki menit ke-70-an.
Pada menit ke-75, Wigan mendapat peluang bagus. Hugo Rodallega yang menggantikan David Jones lolos dari kawalan saat mengejar umpan terobosan. Dia pun tinggal berhadapan dengan kiper Chelsea, Petr Cech. Namun, Cech mampu mengeblok pergerakannya dan membuang bola.
Meski begitu, bola akhirnya mengarah kepada Franco Di Santo. Ia langsung menendang bola ke arah gawang yang kosong karena Cech masih terduduk. Beruntung, Ashley Cole mampu menghalaunya dengan kepala.
Serangan bertubi akhirnya membuat Chelsea kewalahan juga. Pada menit ke-88, gawang Chelsea bahkan kebobolan.
Gol Wigan terjadi lewat serangan balik yang cepat. Rodallega yang menerima umpan terobosan kemudian memberikan umpan silang kepada Jordi Gomez. Ashley Cole coba menghadang, tetapi gagal sehingga dengan mudah memotong bola ke gawang Chelsea yang kosong, 1-1.
Memanfaatkan waktu tersisa, Chelsea menyerang habis-habisan. Namun, pertahanan Wigan cukup kuat. Bahkan, Wigan beberapa kali mampu melancarkan serangan balik yang membahayakan gawang Chelsea. Meski begitu, pertandingan berakhir dengan skor 1-1.
Susunan pemain
Wigan: 26-Ali al-Hasbi, 5-Gary Caldwell, 31-Maynor Figueroa, 3-Antolin Alcaraz, 19-David Jones (20-Hugo Rodallega 72), 23-Ronnie Stam, 4-James McCarthy, 14-Jordi Gomez, 21-Mohamed Diame, 18-Conor Sammon (9-Franco Di Santo 73), 11-Victor Moses
Chelsea: 1-Petr Cech; 26-John Terry, 2-Branislav Ivanovic, 3-Ashley Cole, 17-Jose Bosingwa, 6-Oriol Romeu (21-Salomon Kalou 45), 8-Frank Lampard, 16-Raul Meireles, 10-Juan Mata (12-John Mikel Obi 66), 11-Didier Drogba, 23-Daniel Sturridge (15-Florent Malouda 80)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang