Saling Mengejar Rekor di Etihad

Kompas.com - 18/12/2011, 02:27 WIB

manchester, Jumat - Klub tuan rumah, Manchester City, berusaha mempertahankan rekor tak terkalahkan di kandang saat menjamu klub London, Arsenal, di Stadion Etihad, Minggu (18/12) ini. Arsenal berusaha mengejar kemenangannya yang kesembilan, dari 10 penampilan di Liga Primer.

Bila ”The Citizens”, sebutan bagi Manchester City, bisa menghindari kekalahan dari Arsenal, klub ini akan mencatat sejarah baru dengan torehan tak terkalahkan dalam partai kandang selama satu tahun terakhir (Desember 2010-Desember 2011). Hanya Fulham dan Napoli yang mampu menahan ”The Citizen” dengan bermain imbang di kandangnya.

Bagi ”The Gunners”, kemenangan dipastikan akan semakin mengukuhkan langkah mereka di peta persaingan merebut trofi Liga Primer. Delapan kemenangan dari sembilan laga sejak pertengahan Oktober 2011 membuat klub asuhan Arsene Wenger ini diperhitungkan lagi dalam pe- rebutan gelar juara musim ini.

Meski diuntungkan karena bermain sebagai tim tuan rumah, statistik pertemuan kedua tim menunjukkan Arsenal lebih unggul dari City. Dari 14 kali pertemuan kedua klub di ajang Liga Primer, 10 kali kemenangan berada di pihak Arsenal saat dijamu City di kandangnya.

Namun, kemenangan City saat dijamu Arsenal di kandangnya, Stadion Emirates pada laga Piala Carling, diyakini akan mengubah data statistik itu. City saat ini menjadi klub tersubur di Liga Primer dengan 3,4 gol per laga.

Manajer City Roberto Mancini meyakini timnya mampu bangkit dan menorehkan rekor barunya saat menjamu Arsenal. ”Kami tak pernah mengalami kesulitan untuk bangkit dari kekalahan. Meski pertandingan akan berlangsung alot, kami harus memulai untuk memenangi pertandingan kembali,” katanya, Sabtu (17/12).

Melecut Nasri

Mancini dalam kesempatan itu mengaku kecewa dengan penampilan Samir Nasri yang direkrutnya pada awal musim kompetisi. Menurut pelatih asal Italia ini, Nasri dinilai belum mengeluarkan permainan terbaiknya dalam beberapa partai terakhir. Hal itulah yang menjadi alasan Mancini tidak memainkan Nasri saat City berhadapan dengan Chelsea pekan lalu.

Mancini menilai, tingkat kepercayaan diri pemain tim nasional Perancis ini sedang menurun. ”Dia berpeluang menunjukkan aksi briliannya saat melawan Arsenal nanti. Saya ingin dia menunjukkannya karena dia pemain sangat bagus,” katanya.

Nasri yang diturunkan sepanjang pertandingan saat City bertemu dengan Arsenal pada laga Piala Carling, Selasa (29/11), dibutuhkan untuk membantu mendistribusikan bola kepada Sergio Aguero dan Mario Balotelli di depan serta sesekali turun membantu pertahanan di lini tengah. Bila lini tengah City lengah, ancaman terbesar berasal dari penyerang yang juga kapten Arsenal, Robin van Persie.

Gelandang dan pemain belakang City, James Milner dan Micah Richard, memperingatkan rekan satu timnya untuk mewaspadai gerakan Van Persie. Dengan 15 gol yang dicetak Van Persie hingga pekan kedua Desember ini, pemain timnas Belanda itu menjadi pemain paling berbahaya di Arsenal.

Arsene Wenger meminta pemainnya menghapus kenangan buruk saat laga tandang ke kota Manchester. Pada akhir Agustus, saat tandang ke kandang Manchester United, Arsenal kalah telak 2-8 dari tuan rumah.

”Pertandingan ini adalah ujian besar bagi Arsenal. Sepak bola adalah soal kemampuan dan penampilan pada hari H laga. Hal ini yang membuat semuanya akan berbeda,” katanya.

Wenger sendiri optimistis dengan performa anak asuhnya dalam delapan pertandingan terakhir, timnya mampu meraih hasil positif di Etihad. ”Kalau Anda bertanya apakah kami mampu mengalahkan mereka (City), kami yakin bisa,” ujarnya optimistis. Apalagi, lanjutnya, semua pemainnya dalam kondisi fit.

Liga Serie A Italia

Juventus, yang saat ini memuncaki Liga Serie A Italia, akan menjamu tim papan bawah, Novara, Minggu (18/12). Meski berbeda mutu, gelandang klub berjuluk ”Si Nyonya Tua” ini, Emanuele Giaccherini, mengingatkan untuk tidak memandang sebelah mata calon lawannya. ”Kami harus fokus pada Novara lebih dulu. Jangan sampai tim terpecah konsentrasinya. Pertandingan melawan Udinese menyusul kemudian,” katanya.

Giaccherini mengatakan, Novara sebagai tim promosi Serie A tak bisa dianggap enteng. Novara, yang kini posisi ke-19 klasemen sementara liga, menurut Giaccherini, akan tampil dengan performa terbaik untuk menghindari kemungkinan terdegradasi kembali ke Divisi 1 Liga Italia.

Pelatih Novara Attilio Tesser meminta anak asuhnya bermain dengan determinasi tinggi saat dijamu Juventus. Novara sendiri akan kembali diperkuat pemain belakangnya, Massimo Paci, yang baru sembuh dari cedera serta penyerangnya, Riccardo Meggiorini. Juventus kehilangan pemain belakangnya, Leonardo Bonucci, dan gelandang Arturo Vidal karena akumulasi kartu. (BBC/ESPN/Reuters/MHD)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau