Pacuan MU-City Jelang "Boxing Day"

Kompas.com - 21/12/2011, 12:36 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Dua klub penguasa Liga Inggris, Manchester City dan Manchester United, bertarung di jam hampir bersamaan, Rabu (21/12). Meski lawan dan status laga berbeda, kedua laga klub Manchester itu akan menentukan posisi persaingan mereka menjelang ”Boxing Day”. City menjamu Stoke dan MU bertandang ke markas Fulham.

Setelah sempat tergeser sekitar dua jam, Manchester City kembali bertengger di puncak klasemen sementara setelah memukul Arsenal 1-0. City mengumpulkan nilai 41 dari 16 laga, hanya unggul dua poin atas Manchester United (MU) pada peringkat kedua.

Dengan hanya terpaut dua poin itu, dalam lanjutan Liga Inggris pertengahan pekan ini, City dan MU benar-benar bak berpacu dalam waktu hampir bersamaan. Kemampuan mengelola dan mengatasi tekanan penting, di luar persoalan taktik dan ketersediaan stok pemain yang fit.

Menjelang lawatan ke Fulham, Rabu ini atau Kamis dini hari WIB, Pelatih MU Sir Alex Ferguson meyakini, persoalan yang mendera timnya perlahan-lahan mulai sirna. Pada paruh pertama musim ini, Ferguson praktis dipusingkan dengan problem cedera pemain-pemain kuncinya.

Ada yang menyebut, masalah cedera di MU saat ini merupakan salah satu yang terburuk dalam rentang 25 tahun kepelatihan Ferguson di Old Trafford. Barisan tengah termasuk yang paling parah dihantam cedera. Akibat cedera itu, Anderson tak bisa tampil hingga akhir musim.

Tom Cleverley dan Darren Fletcher mengalami masalah serupa. Hal itu diperparah cederanya bek Nemanja Vidic yang juga harus absen hingga akhir musim karena cedera lutut.

Yakin tiga poin
Meski demikian, Ferguson yakin timnya bakal memetik poin penuh di kandang Fulham jika melihat penampilan anak didiknya saat menyikat tuan rumah Queens Park Rangers 2-0, akhir pekan lalu. Tren positif itu bakal terus berlangsung, terutama setelah striker Javier Hernandez dan Dimitar Berbatov sudah fit dan siap diturunkan.

”Hal yang bagus melihat dua pemain itu (Berbatov dan Hernandez) bisa tampil lagi. Rafa juga sudah mulai berlatih. Mungkin ia butuh tampil bersama tim reserve dulu,” kata Ferguson.

”Jelas, kami masih butuh pemain seperti Anderson dan Cleverley tampil lagi, serta beberapa pemain lainnya, tetapi secara umum kami gembira dengan pemain yang ada saat ini,” ujarnya.

Ferguson juga berusaha memperbaiki barisan pertahanan timnya menyusul kekalahan 1-6 dari Manchester City, Oktober lalu. Bek Jonny Evans, yang menggantikan Vidic di sentral pertahanan MU, menyatakan, kokohnya pertahanan tim memegang kunci penting dalam bersaing merebut pucuk klasemen.

”Tidak kebobolan gol, itulah yang Anda harapkan dari seorang bek, tidak peduli bagaimana Anda bermain,” kata Evans.

Meski demikian, mereka diingatkan striker Fulham, Bryan Ruiz, agar tidak meremehkan tuan rumah. Striker asal Kosta Rika itu selalu tampil penuh dalam tiga laga terakhir Fulham dan mencetak gol pertamanya di Craven Cottage saat Fulham memukul Bolton Wanderers 2-0, akhir pekan lalu.

Perlawanan fisik Stoke
Dengan optimisme yang melambung di kubu MU untuk merebut tiga poin di markas Fulham, hal itu bisa menjadi tekanan bagi Manchester City untuk tidak tergelincir saat menjamu Stoke. Tim asuhan Pelatih Tony Pulis ini terkenal dengan permainan fisiknya. Mereka juga baru menghentikan catatan positif Tottenham Hotspur yang tak terkalahkan dalam 11 laga.

Catatan positif City juga sudah dihentikan Chelsea, tetapi skuad Pelatih Roberto Mancini bangkit dan memetik kemenangan penting atas Arsenal 1-0. ”Bakal sulit menghadapi Stoke. Mereka tim yang kuat yang sangat bagus dalam bertahan. Ini laga tidak mudah,” katanya. (AFP/SAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau