Polemik ui

Nuh Antisipasi Batas Akhir MWA 15 Januari 2012

Kompas.com - 23/12/2011, 16:44 WIB

BOGOR, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, pihaknya mempersiapkan langkah untuk mengantisipasi tanggal 15 Januari 2012 yang menjadi batas waktu akhir bagi Universitas Indonesia karena berakhirnya masa kerja Majelis Wali Amanah (WMA) UI. Langkah ini terkait dengan kontroversi kursi rektor UI yang kini dijabat Gumilar Rusliwa Somantri.  

"Salah satu di antaranya yang harus diantisipasi MWA habisnya 15 Januari 2012 lagi. Kalau sampai dengan 15 Januari besok belum ketemu, berarti di-refresh atau dipilih kembali," kata M Nuh disela rapat kerja pemerintah di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/12/2011).

Pada Kamis (22/12/2011) malam, Nuh memediasi antara para anggota MWA UI dan Rektor UI di Kantor Kemdikbud, Jakarta.

"Tadi malam sudah ketemu dan sudah bersepakat. Jadi, setelah kami tanyakan hasil yang 13 September (mediasi pertama) dulu, ternyata belum," katanya.

Seusai pertemuan, Nuh mengungkapkan, jika hingga 15 Januari 2012 tim transisi belum selesai membentuk SAU atau MWA yang baru, MWA yang ada saat ini akan diperpanjang masa baktinya sampai dengan dibentuknya MWA yang baru.

"MWA yang baru masa baktinya sampai dengan September 2013. MWA ini juga yang akan memilih rektor yang baru," kata Nuh.

Sementara itu, pada mediasi malam tadi, kedua belah pihak akhirnya memiliki kesepakatan yang bulat dan menjadi komitmen bersama. Inti dari hasil rapat malam ini adalah, pertama, Rektor Universitas Indonesia (UI) dan Majelis Wali Amanat (MWA) dinyatakan masih aktif sebagai organ dalam tubuh UI.

"Kami menggunakan pendekatan semuanya hidup. Karena semuanya hidup, kita bisa berdialog. Tapi jika salah satunya mati, maka harus berdialog kepada siapa," kata Nuh.

Berikutnya, disepakati pula untuk membentuk tim transisi yang keanggotaannya merupakan representasi dari semua pemangku kepentingan, yaitu MWA, eksekutif, Dewan Guru Besar (DGB), Senat Akademik Universitas (SAU), Dewan Audit, mahasiswa, dan karyawan.

Nuh menjelaskan, tim transisi ini bertugas menyiapkan semua hal yang terkait dengan UI sepanjang masa transisi. Tim ini harus mengusulkan sejumlah nama untuk membentuk tim SAU baru selambat-lambatnya pada 29 Desember 2011 pukul 16.00.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau