Lima Pimpinan KPK Keroyok Bidang Penindakan

Kompas.com - 23/12/2011, 20:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi sepakat untuk tidak membagi tugas ke dalam dua bidang, penindakan dan pencegahan. Ketua KPK Abraham Samad mengatakan, lima unsur pimpinan akan sama-sama menangani dua bidang tersebut. "Kami putuskan bahwa pimpinan berlima ini mengonsentrasikan dirinya pada bidang penindakan. Kami enggak bagi, tapi kami konsentrasikan ke lima ini pada penindakan. Kami keroyok sehingga capaian yang kami rencanakan dalam setahun bisa tercapai," kata Abraham di Jakarta, Jumat (23/12/2011).

Komposisi yang demikian diharapkan dapat mempercepat penuntasan kasus-kasus besar yang menjadi utang KPK. "Sehingga janji kami dalam setahun bisa menyelesaikan salah satu kasus besar bisa terealisasi," ujar Abraham.

Semua kasus besar yang belum dituntaskan, katanya, menjadi prioritas pimpinan KPK. "Semuanya, semua kasus besar yang sudah menjadi utang kita sudah dipublikasikan oleh adik-adik, semua yang sudah diberitakan media, itu yang jadi prioritas," ucap Abraham.

Meskipun begitu, Abraham menegaskan, dirinya dan empat pimpinan KPK lain, Busyro Muqoddas, Bambang Widjojanto, Adnan Pandupraja, dan Zulkarnain, tidak akan mengesampingkan bidang pencegahan. "Tidak akan beriringan," ujarnya.

Seperti diketahui, pimpinan KPK periode sebelumnya membagi tugas menjadi dua bidang, yakni pencegahan dan penindakan. Wakil ketua bidang pencegahan periode 2007-2011 dijabat M Jasin dan Haryono Umar, sementara bidang penindakan dijabat Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Adapun posisi ketua dijabat Busyro Muqoddas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau