JEMBER, KOMPAS.com - Bangkai kapal motor yang dipakai imigran gelap asal Afaganistan, Iran, dan Iraq yang hendak menyeberang ke Australia, kini menjadi tontonan warga.
Kapal yang karam di perairan Prigi, Trenggalek, Jawa Timur, itu ditemukan di perairan Pulau Nusa Barung
Saat musim libur dua hari, 25 Desember dan 26 Desember 2011, banyak pengunjung yang ingin melihat dari dekat keberadaan kapal.
Kapal motor ukuran sekitar panjang 25 meter dan lebar 5 meter itu, kini ditambatkan dan diberi garis polisi dekat break water di Pancer, Puger, Jember.
"Untuk masuk ke lokasi wisata pancer, bagi pengendara sepeda motor dikenai karcis masuk Rp 9.000 dan parkir Rp 2.000," kata Bayuseno kepada Kompas di Puger, Jember, Senin (26/12/2011).
Banyak pengunjung yang datang ke lokasi, merasa aneh dengan ukuran kapal sebesar itu tetapi sampai mengangkut lebih 200 orang imigran gelap asal Timur Tengah. Tidak sedikit pula para pengunjung yang mengambil gambar dari dekat, kondisi kapal yang sudah tinggal kerangkanya itu.
Kapal dibiarkan di lokasi dengan garis polisi, untuk memudahkan jika ada pemeriksaan jika tim satgas tentang perdagangan orang dari markas besar Kepolisian RI untuk melakukan pemeriksaan.
Walau sudah berlangsung lebih sepekan, tim partoli Satuan Polisi Air Puger, Jember, hingga kini masih terus melakukan pemantauan korban kapal tenggelam.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang