Mancini Benahi Konsentrasi

Kompas.com - 03/01/2012, 03:31 WIB

MANCHESTER, SENIN - Manchester City gagal mengamankan takhta Liga Inggris saat pergantian tahun setelah kalah dramatis 0-1 di kandang Sunderland. Hal itu berdampak serius jika gagal memulihkan situasi saat menjamu Liverpool di Stadion Etihad, Selasa (3/1) atau Rabu dini hari WIB.

Kendati menguasai 69 persen jalannya pertandingan dan mencetak sejumlah peluang gol, tim asuhan Pelatih Roberto Mancini harus menerima takdir kekalahan lewat gol pemain pengganti asal Korea Selatan, Ji Dong-won, beberapa detik sebelum peluit terakhir berbunyi. Dari tayangan ulang, gol itu offside, yang mungkin menambah kesal City.

Dengan hasil itu, City gagal memanfaatkan momentum tumbangnya rival mereka, Manchester United (MU), 2-3, ketika menjamu Blackburn Rovers, sehari sebelumnya. Dua klub Manchester itu kini berimpitan di puncak klasemen, sama-sama mengantongi 45 poin dari 19 laga. City hanya unggul selisih lima gol lebih banyak daripada MU.

Berkebalikan dengan laga Tahun Baru, memasuki paruh kedua musim ini City melakoni laga ke-20 lebih dulu dengan menjamu Liverpool yang lebih bugar karena memiliki waktu istirahat 3-4 setelah memukul Newcastle United 3-1 di Anfield.

Mancini tak hanya harus memulihkan kebugaran pemainnya atau merotasi sebagian pemain, tetapi juga memastikan timnya tidak mengulangi kesalahan dari laga sebelumnya. Hasil lawatan ke Stadium of Light, markas Sunderland, Minggu lalu, menandai kedua kalinya beruntun mereka mandul—terlepas banyaknya peluang yang mereka ciptakan.

Dari kekalahan 0-1 di kandang Sunderland, Mancini mengingatkan kembali pentingnya konsentrasi penuh pemain hingga laga benar-benar berakhir. ”Gol (Sunderland) itu offside, tetapi saya tak ingin melihat faktor wasit,” kata Mancini.

Benahi konsentrasi

”Saya tahu sepak bola. Atas alasan itu, pada 15 menit terakhir saya hampir kehabisan suara karena berteriak kepada pemain lini belakang untuk bertahan di lini pertahanan dan tetap berkonsentrasi karena bahaya yang dihasilkan serangan-serangan balik Sunderland,” ujarnya.

”Kami terlihat ingin menyerang dengan 10 pemain dan itu hal yang tidak mungkin dilakukan,” kata pelatih asal Italia itu. Mancini tidak terlalu mengkhawatirkan macetnya serangan pemain dalam membuahkan gol.

”Yang lebih saya pikirkan, yaitu memiliki pemain yang tampil di lapangan yang memahami situasi kapan kami lemah dalam menghadapi serangan balik. Kami perlu memperbaiki situasi ini. Kami mencetak beberapa peluang gol, tetapi kadang-kadang saat tidak bisa memenangkan laga, Anda harus memastikan agar tidak kalah juga.”

Peringatan itu penting dilontarkan Mancini kepada para pemainnya karena mereka bakal menghadapi Liverpool yang diperkuat pemain-pemain cepat, seperti Craig Bellamy. Apalagi, Luis Suarez sudah bisa dimainkan lagi setelah menjalani skors satu laga. Ada kemungkinan kapten Steven Gerrard juga turun sejak awal setelah dibangkucadangkan dua laga terakhir.

Selain kemungkinan akan menurunkan starter striker Sergio Aguero dan playmaker David Silva, dua pemain yang turun sebagai cadangan lawan Sunderland, Mancini diperkirakan juga akan memasang striker Mario Balotelli untuk menghidupkan kembali mesin golnya.

Bagi City, partai lawan Liverpool cukup berisiko. Jika kalah lagi, MU yang bakal dijamu Newcastle, Rabu besok, mengincar takhta mereka. Selain City versus Liverpool, dua laga lain pada Selasa ini adalah Tottenham Hotspur versus West Bromwich Albion dan Wigan Athletic versus Sunderland.

Rumor di ruang ganti MU

Di tengah persaingan ketat dengan City, MU diterpa isu retaknya hubungan striker Wayne Rooney dengan Pelatih Sir Alex Ferguson. Rooney tak dimainkan saat MU kalah 2-3 dari Blackburn. Santer bertiup rumor, hal itu sebagai hukuman disiplin Ferguson selain denda 200.000 poundsterling (Rp 2,8 miliar).

Menurut koran Mail on Sunday, hukuman itu dijatuhkan terkait ulah Rooney keluar makan malam bersama istrinya, Coleen, serta rekannya, Jonny Evans dan Darron Gibson, setelah MU menang 5-0 atas Wigan pada laga Boxing Day. Tidak ada bukti Rooney bertingkah buruk, seperti begadang hingga larut atau mabuk-mabukan, tetapi dilaporkan dinilai melanggar aturan klub.

Namun, rumor itu secara tidak langsung dibantah Ferguson. ”Wayne kurang bagus dalam latihan pekan ini. Dia absen beberapa hari,” kata Ferguson kepada ESPN, Sabtu. ”Kami berharap, Rabu nanti dia (Rooney) sudah pulih.” (AP/AFP/REUTERS/SAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau