Penanganan banjir

Maaf, Jakarta Tak Bisa Kerja Sendirian...

Kompas.com - 03/01/2012, 19:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Penanganan banjir di DKI Jakarta terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, baik dengan melakukan normalisasi sungai, membenahi saluran air, membangun waduk, maupun lainnya. Namun, upaya penanganan tersebut juga harus dilakukan bersama dengan kota-kota penyangga lain.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Arfan Arkili, mengatakan, penataan tata ruang sebagai salah satu langkah penanganan banjir di Jakarta tidak dapat dilakukan secara sepihak. Upaya tersebut harus terkoordinasi juga dengan daerah penyangganya, yaitu Bogor, Tangerang, Bekasi, Depok, dan Cianjur.

"Kalau tidak seperti itu, ada kemungkinan air akan terus turun dengan derasnya," kata Arfan, di Jakarta, Selasa (3/1/2012).

Hal tersebut sebetulnya sudah tertuang dalam Perpres 54 Tahun 2008 tentang Penataan Ruang Kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur. Dalam peraturan itu disebutkan tentang keterpaduan dalam penyelenggaraan pembangunan antara daerah-daerah tersebut.

"Ada peraturannya. Jadi, sudah seharusnya semua saling terpadu satu sama lain," ujar Arfan.

Tidak hanya itu. Koordinasi dan kerja sama dengan pemerintah pusat juga diperlukan. Hal itu mengingat ada 13 sungai yang mengaliri Jakarta dan merupakan tanggung jawab dari pemerintah pusat. Untuk itulah, lanjut Arfan, pengelolaan dan perawatannya harus dilakukan bersama-sama.

"Wewenangnya ada di pusat. Jadi, pemerintah daerah mau bertindak cepat juga sering kesulitan. Karena itu, mari saling membantu dan mendukung," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau