Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dien Emmawati, Minggu (8/1), mengatakan, posko kesehatan dibuka di puskesmas dari tingkat kelurahan, kecamatan, suku dinas, hingga dinas. Setiap posko diawaki delapan orang, dari dokter hingga perawat.
”Kami sudah memetakan 136 rumah sakit terdekat dari titik-titik posko tersebut sehingga dalam kondisi darurat, petugas bisa segera membawa pasien ke rumah sakit rujukan,” kata Dien.
Dalam kondisi macet seperti Kamis pekan lalu, petugas ambulans diinstruksikan mencari rumah sakit yang paling cepat dijangkau dan mempunyai jalur jalan yang tidak macet. Adapun obat, tenaga, dan peralatan sudah siap dan dibagi di tiap posko.
Namun, hingga kini, Dien mengatakan, belum ada lonjakan penyakit, baik demam berdarah dengue (DBD), chikungunya, maupun penyakit lain yang marak pada pergantian musim. Sepanjang 2011, jumlah kasus DBD di Jakarta sekitar 6.400 kasus atau turun daripada tahun lalu yang mencapai 15.000 kasus.
Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta sepanjang akhir pekan masih menyisakan genangan di sejumlah ruas jalan, Minggu. Genangan pun masih muncul di tempat-tempat yang sama. Di Jakarta Barat, genangan terlihat di sekitar kawasan industri di Kapuk, Kecamatan Cengkareng, tepatnya di Jalan Peternakan I dan Jalan Peternakan II, setinggi sekitar 20 sentimeter. Warga menuturkan, jalan itu sudah dua hari tergenang.
”Asal hujan deras sebentar saja, sudah tergenang begini. Kalau hujan terus seperti kemarin dan hari ini, airnya bisa seminggu belum surut,” ujar Udin, warga.
Genangan juga muncul di Jalan Kompleks Depag, Cengkareng, sekitar 10 sentimeter. Ruas jalan itu lebih rendah daripada permukaan Kali Mookervart.
Kondisi di ruas-ruas jalan itu sama, yaitu saluran air di sisi kanan dan kiri jalan tidak berfungsi. Akibatnya, air hujan meluap dan menggenangi jalanan. Warna selokan kehitaman dan berbau sehingga rawan menimbulkan penyakit.
Warga Jakarta Barat yang di wilayahnya muncul genangan bisa menghubungi 081318044444 untuk meminta mobil pompa menyedot genangan. ”Mobil pompa akan datang dan menyedot genangan untuk dialirkan ke saluran air penghubung atau sungai terdekat,” kata Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Barat Heryanto.
Hujan juga memperparah titik-titik jalan rusak di Jakarta Barat. Jalan berlubang terisi air hujan mirip kubangan, seperti terlihat di pertigaan Jalan Ciledug Raya arah Joglo, Jalan Joglo Raya selepas Perumahan Puri Botanical, pertigaan Jalan Joglo Raya ke arah Perumahan Taman Alfa Indah, Jalan Daan Mogot di pertigaan Pesing, Jalan Raden Patah di Karang Tengah, Jalan Pesing Poglar, dan Jalan Mangga Ubi di Cengkareng.
Pengendara harus memperlambat laju kendaraan agar tidak terperosok ke dalam lubang. Lubang-lubang itu tidak terlihat karena terisi air sehingga membahayakan pengguna jalan.
Sementara di Jakarta Utara, rob akibat limpasan pasang air laut masih menggenangi ruas Jalan Lodan sepanjang 200 meter dengan kedalaman mencapai 40 sentimeter. Data pasang surut Dinas Hidro Oseanografi TNI Angkatan Laut mencatat, pasang maksimal 1,1 meter masih akan terjadi hingga 10 Januari.
Kemarin, petugas piket Posko Banjir DKI Jakarta, Wandi, mengatakan, pasang laut masih 1,1 meter dan menyebabkan ketinggian muka laut di pintu air Pasar Ikan, Penjaringan, mencapai 2 meter dari kondisi normal 1,8 meter.
Sebaliknya, potensi angin kencang yang disertai hujan deras, menurut Kepala Subbidang Informasi Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Hari Tirtojatmiko, tak akan terjadi selama tiga hari ke depan. Sebab, cuaca akan lebih didominasi mendung.
Angin kencang disertai hujan yang mengakibatkan banyak pohon tumbang di Jakarta, beberapa hari lalu, disebabkan radiasi optimum matahari. Kondisi itu mengakibatkan terjadinya kenaikan suhu cukup ekstrem, sampai 5 derajat celsius, dari pagi hingga siang.
”Karakteristiknya persis dengan penyebab puting beliung, yakni kenaikan suhu yang ekstrem,” ujar Hari.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta Effendi Anas mengatakan sudah menyiapkan tenaga untuk membantu penanganan kondisi darurat seperti ketika banyak pohon tumbang di Jakarta, Kamis pekan lalu. (ART/FRO/MDN)