Memilih Warna, Memperkuat Kesan pada Ruangan

Kompas.com - 09/01/2012, 11:34 WIB

KOMPAS.com - Warna merupakan unsur penting dalam mengangkat sebuah tema ruangan. Hadirnya warna-warni mencolok, misalnya, terkadang lebih menarik perhatian orang ketimbang furnitur, tema ruang atau aksesori.

Warna di dalam ruangan akan jauh lebih diserap oleh mata. Bagaimana warna menjadi unsur penting dalam mengangkat sebuah tema ruang, arsitek dan desainer interior Prima Haris Nuryawan mengatakan, ada beberapa hal penting perlu diperhatikan seperti di bawah ini:

Ruang memiliki tema

Disadari atau tidak, ruang pada dasarnya selalu memiliki tema. Karena salah satu tema paling dasar berangkat dari fungsi. Ruang makan, misalnya, maka fungsi dasar atau tema yang diaplikasikan seputar kegiatan makan.

Namun, fungsi ruang sebagai tema dasar dapat terus digali dan diuraikan lagi menjadi tema lebih khusus, misalnya ruang makan dengan tema ruang makan ala Bali, lesehan bergaya saung Sunda dan sebagainya.

Sosok pemilik ruangan

Selain fungsi sebuah ruangan, tema bisa diangkat dari aktivitas tertentu yang mewakili keinginan, kepribadian, atau hobi sang pemilik rumah. Sebuah ruangan disarankan memiliki sebuah tema bisa apa saja. Kalau bisa, pemilik ruanganlah yang menentukan tema, karena dialah yang sehari-hari akan banyak beraktivitas di sana.

Rancangan tema dan warna

Menerjemahkan sebuah tema, selain menggunakan berbagai perabot, aksesori, dan atribut terkait tema, bisa juga menggunakan warna. Warna bisa menjadi penyatu tema yang kuat.

Menggunakan satu atau dua warna dominan, baik yang terkait langsung dengan tema atau tidak akan membuat menyatu. Misalnya, di ruang makan, makanan akan terasa lebih nikmat bila peralatan makan memiliki kesamaan warna seperti kuning dan hijau apel. Bayangkan, bila tema perabotan ruang makan sama, namun memiliki warna berbeda-beda, maka akan terkesan campur aduk dan tidak memiliki rancangan tema yang baik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau