JAKARTA, KOMPAS.com — Pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta melalui bursa pemilihan umum kepala daerah (pilkada) 2012 akan dibuka pada Maret mendatang. Untuk itu, partai-partai politik diharap segera memutuskan siapa bakal calon yang akan diusung pada pilkada.
"Hingga akhir tahun 2011, Tantowi Yahya masih menjadi pesaing berat Fauzi Bowo," kata peneliti Cyrus Networks, Hasan Hasbi, kepada Kompas.com, Selasa (10/1/2012).
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Cyrus Networks periode 23-29 Desember 2011, Tantowi diunggulkan di peringkat kedua dengan angka 19,7 persen mengikuti Fauzi Bowo atau Foke di posisi pertama dengan angka 25,3 persen. Melihat angka elektabilitas yang cukup tinggi dibandingkan dengan kedua calon dari Partai Golkar, Tantowi dinilai layak untuk maju ke dalam bursa Pilkada 2012 atas nama partai berlambang pohon beringin ini. Selain itu, dari segi popularitas, anggota Komisi I DPR ini sangat dikenal oleh warga Jakarta.
"Jika memang Golkar konsisten dengan hasil survei, Tantowi Yahya-lah yang akan maju karena dua nama lain, yakni Prya Ramadhani dan Aziz Syamsuddin, persentasenya jauh sekali," tutur Hasan.
Ia mengatakan, dengan figur Tantowi, Golkar sebaiknya tetap optimistis mengusung calonnya menjadi gubernur. Sosok Tantowi dianggap cukup potensial untuk bersaing dengan nama yang lain. "Kalau Golkar tidak minder duluan, harus maju jadi gubernur. Kalau minder duluan, ya, sudah, jadi wagub saja," kata Hasan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang