Perayaan Imlek di Mal Ternama Jakarta

Kompas.com - 13/01/2012, 22:25 WIB

KOMPAS.com - Untuk memeriahkan perayaan Tahun Baru China atau Imlek yang jatuh pada tanggal 23 Januari 2012 mendatang, beberapa mal di Jakarta pun mulai bersiap dengan berbagai kegiatan. Pernak-pernik yang didominasi warna merah, aktraksi khas Imlek, hingga berbagai bazar makanan khas masyarakat Tionghoa dihadirkan untuk merayakan Imlek. Tak hanya itu, mal juga mempercantik diri dengan dekorasi warna merah dan emas, lengkap dengan hiasan berbentuk naga.

Jika kebetulan Anda tak punya acara saat hari libur nasional memeringati Imlek, Anda dan keluarga dapat menikmati beragam acara di beberapa mal di Jakarta Barat dan Pusat berikut ini. Bagi Anda yang merayakan Imlek, suasana mal yang dirancang sedemikian rupa mengangkat budaya Tionghoa menambah kental perayaan Imlek bersama keluarga.

Mal Taman Anggrek
Menyambut Tahun Baru Imlek 2563, yang disebut juga sebagai tahun naga air, Mal Taman Anggrek mengangkat tema "Peking Symphony" digelar mulai 12-29 Januari 2012 di atrium mal. Untuk menambah kental suasana Imlek, lobi utama mal ini dihiasi dengan berbagai dekorasi khas Imlek yang didominasi warna merah dan emas menyala.

"Kali ini kami menyelenggarakan acara yang disebut sebagai Peking Opera, yaitu sebuah opera China klasik," ungkap Anastasia Damastuti, PR & Communications Coordinator Mal Taman Anggrek kepada Kompas Female, di sela jumpa pers di Cafe Bon Francais, Mal Taman Anggek, Jakarta Barat, Jumat (13/1/2012).

Sesuai dengan temanya, atrium mal dihias lengkap dengan dekorasi peking opera klasik, lengkap dengan ornamen pendukungnya seperti topeng, sampai lukisan 12 shio. Sebagai acara utama, Anda bisa menyaksikan pertunjukkan peking opera berdurasi satu jam yang melibatkan sekitar 5-6 orang pemain yang dihias dengan topeng dan make up tebal. Ada tiga cerita yang ditampilkan yakni Jendral Lu Pu, Shi Djin Kui, dan Sam Pek Eng Tay yang sangat terkenal. Masing-masing ditampilkan pada tanggal 15, 23, dan 29 Januari 2012.

Perayaan Imlek tak lengkap tanpa atraksi Barongsai dan Liong, di mal ini Anda juga dapat menikmatinya. Selain juga ada Chinese music orchestra, Mandarin singing performance, gambang kromong, story telling, bazaar Imlek. Anda juga bisa berfoto menggunakan kostum tradisional China melalui program Chinese New Year Photo Booth. Khusus untuk pemegang kartu kredit BNI, Anda bisa mendapatkan tiket foto gratis dengan belanja Rp 1 juta di seluruh toko mal ini.

"Mal juga menggelar Kids Chinese Costume Competition untuk usia 3-5 dan 6-10 tahun, berlangsung pada 21 januari 2012 dan berhadiah total Rp 6,5 juta juga voucher belanja," tukasnya.

Untuk memanjakan para pecinta belanja, perayaan Imlek juga menjadi momen yang digunakan untuk menggelar Late Night Shopping Fever yang diikuti 350 toko dan berlangsung pada Sabtu, 14 Januari mulai pukul 20.00-24.00.

Mal Ciputra
Ada yang berbeda dalam perayaan Imlek di mal Ciputra. Tahun ini Mal Ciputra merayakan Imlek selama tiga pekan mulai dari 11 Januari sampai 5 Februari 2012. "Kali ini, kami menyuguhkan berbagai acara Imlek dengan tema The Art of Dragon Year," ungkap Fery Irianto, General Manager Mal Ciputra Jakarta saat jumpa pers di Pepper Lunch, Mal Ciputra, Jumat (13/1/2012).

Rangkaian acara The Art of Dragon Year berisi opera klasik China, Barongsai dan Liong, serta penampilan dari Gisele dan Rhomedal. Acara Imlek semakin meriah dengan dekorasi mal bernuansa merah, ukiran 12 shio, gambar naga yang melambangkan Tahun Naga Air, serta burung phoniex yang melambangkan kesetiaan, kebajikan, dan keadilan. Tak ketinggalan pertunjukkan budaya masyarakat Tionghoa menjadi ciri khas yang selalu hadir setiap tahunnya di mal ini. Sebut saja wayang potehi, dragon dance, wushu, opera China, musik dan tarian tradisional Cina yang memukau.

Satu lagi yang menambah keunikan perayaan Imlek di mal ini, yakni pernikahan Chio Tau. "Chio Tau merupakan pernikahan adat tradisional masyarakat Tionghoa. Kaum peranakan Tionghoa di Tangerang hingga saat ini masih memelihara tradisi tata cara pernikahan ini. Namun karena keterbatasan biaya, lingkungan dan lainnya, tradisi ini sudah jarang diselenggarakan," tambah Fery.

Sebagai wujud kepedulian sosial dan budaya, Mal Ciputra berencana menikahkan 25 pasangan peranakan Tionghoa pada 5 Februari 2012 dengan menggunakan adat ini. Pesan sosial dan budaya ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk menghargai dan melestarikan seni dan kebudayaan yang beraneka ragam sehingga tidak akan punah.

Grand Indonesia

Salah satu mal terbesar yang terletak di jantung kota Jakarta ini juga meramaikan perayaan Imlek mengangkat tema Dragon Spring Festival. Uniknya, mal ini tak hanya menghias ruangannya dengan dominasi merah saja, tapi juga menonjolkan interiornya. "Kami akan menghadirkan kehangatan nuansa musim semi dimana bunga cherry blossom akan bermekaran di seluruh mal," tukas Kantoro Permadi, Event & Promotion Manager Grand Indonesia Shopping Town dalam siaran persnya.

Merayakan Imlek, mal ini menggelar banyak acara menyasar anak-anak dan kaum muda. Sebut saja Kung Fu Panda Meet and Greet, Steel Pole Barongsai Show bay Kun Seng Keng, The Romance of Dragon Warrior Musical Show, Red in Fashion Show, Face Reading talk show by Erwin Yap, sampai peluncuran perangko shio naga dari PT Pos Indonesia.

Jangan lewatkan fashion show Imlek bertema Red in Fashion yang digelar 27 Januari dan 5 Februari 2012 di Main Atrium East Mall. Tujuh desainer ternama akan tampil di pagelaran busana ini, seperti Ivan Gunawan, Windy Chandra, Bebe, Ghea Panggabean, Imelda Kartini, Hian Tjen, dan Benten. Jika ingin menikmati koleksi para desainer ini lebih lama, kunjungi saja area pameran di Designer's Corner di Skybridge mulai 15 Januari hingga 5 Februari 2012.

Mal Kelapa Gading, La Piazza, Gading Food City
Sentra Kelapa Gading merupakan salah satu kumpulan mal yang berada di Kelapa Gading yaitu La Piazza, Gading Food City, dan Mal Kelapa Gading. Untuk merayakan kemeriahan Imlek, Sentra Kelapa Gading ini mengambil tema Dragonly Yours.

Di Kelapa Gading sendiri, Imlek menjadi lebih meriah dengan adanya pertunjukan tarian dalam gelembung bola (spheric emotions) yang didatangkan dari Eropa. Pertunjukkan ini bisa Anda dinikmati di forum MKG 3 pada 20-29 Januari 2012.  Pusat perayaan Imlek sendiri berada di MKG 3. Area ini didekorasi layaknya sebuah pagoda di wilayah dataran tinggi negeri tirai bambu. Suasana semakin meriah dan khas dengan hiasan bunga Mei Hwa serta beragam bunga warna-warni didominasi warna merah sebagai perlambang keberuntungan dalam perayaan imlek. Sebagai pelengkap acara, Sentra Kelapa Gading juga menghadirkan pertunjukkan musik dan budaya, Barongsai patok besi, tarian 1000 tangan, tarian hari bahagia, Chinese ribbon silk dance, dan penampilan Sammy Simorangkir.

Di La Piazza sendiri berlangsung berbagai acara yang tak kalah menarik. Seperti pertunjukkan berdurasi 40 menit, Liong Glow in The Dark yang dibawakan 11 orang dengan panjang mencapai 11 meter. Ada juga Cabaret Show berlangsung 23 Januari 2012, diperankan oleh 15 peserta. Beragam lagu, kostum hingga demam K POP juga akan ditampilkan secara jenaka. Tarian Barongsai lantai, Chinese character humanoid, thousand hand dance, Nanfeng oriental music (traditional Chinese music), wushu Shaolin hingga Barongsai patok besi bikin Imlek tambah meriah. Penyanyi Delon juga siap menemani Anda bersantap makanan oriental dengan konsep alfresco dining yang unik pada tanggal 22 Januari 2012.

Tak jauh berbeda dengan MKG 3, La Piazza pun tak mau kalah untuk menghias interiornya dengan tema dataran negeri tirai bambu. Replika pagoda setinggi tujuh meter terpasang di La Piazza. Suasana Imlek tambah syahdu dengan hiasan naga yang hadir berbagai sudut mal dan gemerlap hiasan lampion.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau