Kualitas

Empat Negara Asia Tinggalkan Indonesia

Kompas.com - 14/01/2012, 19:39 WIB

KOMPAS.com - Data Bank Dunia (WB) menunjukkan ada empat negara Asia yakni Hongkong, Singapura, Thailand, dan Filipina yang meninggalkan Indonesia soal kemampuan membaca anak sekolah dasar (primary school). Laporan WB bertajuk Education in Indonesia from Crisis to Recovery menempatkan Indonesia dalam perolehan poin 51,7. Berturut-turut, Hongkong mencatatkan poin 75,5, Singapura (74,0), Thailand (65.1), dan Filipina (52,6).

Sementara itu, data dari International Associations for Evaluation of Educational (IEA) juga menunjukkan kemampuan membaca murid SD di Tanah Air berada di urutan 29 dari 30 negara yang diteliti. Lantaran itulah, menurut tes Trends in Science Study (TIMSS) terhadap siswa di 50 negara, prestasi siswa Indonesia ada di urutan 36 untuk kemampuan penguasaan bidang ilmu pengetahuan dan matematika.

Informasi itu muncul dalam seminar sekaligus peluncuran majalah anak Katolik Indonesia, Mogi, pada Sabtu (14/1/2012), di Aula Gereja Santo Stefanus, Cilandak, Jakarta Selatan. "Ini menjadi keprihatinan," kata Dr. C.B. Kusmaryanto, SCJ, pastor sekaligus dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Pascasarjana Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Berangkat dari situlah, sebagaimana juga diamini oleh pembicara dalam seminar bertajuk "Empowering Karakter Iman Anak Katolik Indonesia" itu yakni psikolog Bernadet Arijanti Carolina dan pembimbing anak F.A. Tri Agus Winarko, orang tua mesti menyediakan ruang yang luas bagi anak-anak untuk menumbuhkan kebiasaan membaca tersebut.

Ketiganya juga sepakat kalau media massa menjadi salah satu sarana yang bisa dimanfaatkan untuk tujuan tersebut. Dalam hal ini, seturut perkembangan zaman, harus ada pula kombinasi media baik cetak maupun maya untuk mewujudkan kebiasaan membaca lebih membaik.

Sementara, menurut pengurus Mogi, FX Hasiholan Siagian, pihaknya mengupayakan agar anak-anak bisa memanfaatkan versi cetak dan maya media secara optimal. Alamat www.majalahmogi.com adalah versi maya media ini. "Kuis di versi cetak memiliki kunci jawaban di versi maya," katanya.   

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau