TENGGARONG, KOMPAS.com — Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari akan memberi subsidi operasional kapal feri penyeberangan gratis pascaruntuhnya Jembatan Kukar. Anggaran subsidi itu dikeluarkan dari kantong pribadi Rita sebagai Ketua DPD Golkar Kukar. Subsidi itu nanti diperuntukkan bagi warga miskin, pekerja, pelajar, dan mahasiswa.
Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Kukar Awang Yakob ketika menerima aksi demo Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kukar di ruang rapat gedung DPRD Kukar, Senin (16/1/2012). "Ada subsidi secara pribadi, namun atas nama Ketua Golkar sebab nanti itu akan ada pertanggungjawabannya. Kalau dari ruang pribadi nanti tidak ada pertanggungjawabannya, itu komitmennya," ujar Awang di hadapan pendemo.
Dikemukakan, hal itu bukan sebagai kampanye belaka, melainkan sebagai upaya Bupati Rita agar penyeberangan kapal feri gratis tetap berjalan sesuai dengan kebutuhan warga. Sebab, kebutuhan kapal feri ini sangat mendasar untuk membantu warga menyeberang Sungai Mahakam.
Awang menjelaskan bahwa Pemkab Kukar dan DPRD Kukar sudah berupaya menghadap Departemen Perhubungan agar kapal feri tetap beroperasi. Kemudian untuk biaya operasionalnya bisa dicarikan solusinya.
Secara terpisah Bupati Kukar Rita mengatakan, dirinya rela gaji sebagai Bupati diserahkan untuk bayar juragan kapal serta membeli solar hingga jembatan selesai dibangun kembali. "Saya bantu dari hati terdalam. Kapalnya ada tiga, semua untuk pengendara motor atau penumpang yang mau menyeberang secara gratis sampai jembatan selesai. Biarlah gaji saya buat bayar juragan kapal sama beli solar," ungkapnya dalam pesan singkat.
Sementara pendemo dari kalangan mahasiswa ini menolak adanya rencana penarikan retribusi kapal feri yang akan diberlakukan dalam waktu dekat. Mereka menilai Pemkab Kukar sangat tidak adil memberi beban kepada rakyat kecil ketika terkena musibah dengan menarik retribusi sebesar Rp 50.000 untuk pengendara mobil dan Rp 2.500 bagi pengendara motor. (Tribun Kaltim/Ahmad Bayasut)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang