Pilkada aceh

Pendaftaran Baru Diharapkan Tak Diikuti Penundaan

Kompas.com - 18/01/2012, 17:59 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Pembukaan kembali pendaftaran pasangan calon diharapkan tak membuat jadwal pemilihan kepala daerah di Aceh kembali ditunda. Para pasangan calon yang sudah terdaftar sebagai kandidat dalam Pilkada Aceh mengancam akan menggugat langkah penundaan dari jadwal semula yang semula sudah diputuskan, yakni tanggal 16 Februari 2012.

"Kami setuju dengan keputusan sela Mahkamah Konstitusi membuka kembali pendaftaran. Namun, jangan sampai ditunda pilkada. Itu tidak adil. Hanya untuk memenuhi kepentingan segelintir orang harus mengorbankan kepentingan sebagian besar lainnya," ujar salah seorang pasangan calon kepala daerah dalam Pilkada Aceh, Gazali Abbas Adhan, Rabu (18/1/2012).

Saat ini sudah ada 115 pasangan calon dalam Pilkada Aceh yang sudah resmi terdaftar. Sebagian besar adalah pasangan dari unsur perseorangan. Mereka sudah ditetapkan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP).

"Konsekuensi yang harus kami terima dengan penundaan jadwal adalah kami dirugikan secara waktu, tenaga, biaya, dan perasaan," kata dia. 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau