Empat Jenazah Kecelakaan Maut Dibawa ke Jepara

Kompas.com - 22/01/2012, 19:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Empat jenazah korban kecelakaan maut di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, langsung dibawa ke Jepara, seusai dishalatkan di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Minggu (22/1/2012) petang. Isak tangis pecah ketika korban yang merupakan satu keluarga tersebut dishalatkan. Empat jenazah tersebut adalah Yusuf Sigit (2,5), Pipit Alfia Fitriasih (18), Suyatmi (51) dan Nani Riyanti (25). Keempat korban adalah warga Jepara yang tengah menghabiskan akhir pekan di Jakarta.

Salah seorang keluarga korban, Yasin (57) sampai terjatuh karena tak kuasa menahan kesedihannya. Sebelumnya, pihak keluarga hendak mensemayamkan jenazah di rumah duka Kali Pasir, Jakarta Pusat.

"Ini langsung dibawa ke Jepara, takutnya kelamaan disini," ujar Rohmari (60), salah seorang keluarga yang mendampingi.

Keempat jenazah dibawa ke Jepara hanya dengan menggunakan sebuah mobil jenazah. Sehingga, jenazah Yusuf Sigit dibaringkan di atas jenazah tantenya, Nani Riyanti. Dari kedelapan jenazah yang menjadi korban kecelakaan di Jalan Ridwan Rais, Jakarta Pusat, hanya satu jenasah atas nama Wawan (17) yang masih berada di kamar mayat RSCM. Hingga berita ini diturunkan, belum ada satu keluarga pun yang menjemput jenazah.

Delapan orang ini tewas akibat kecelakaan Xenia berwarna hitam yang tengah melintas dari arah Gambir menuju Tugu Tani, siang tadi. Menurut keterangan saksi mata, Xenia hitam B 2479 XI itu menabrak pejalan kaki di trotoar dan mereka yang tengah duduk di halte Tugu Tani. Para korban terpental ke pinggir jalan. Sementara, kondisi mobil yang dikendarai Afriyani Susanti, warga Tanjung Priok tersebut ringsek.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau