Game preview

Kegelapan Datang Kembali Lewat The Darkness II

Kompas.com - 30/01/2012, 11:45 WIB

KOMPAS.com - "Preview The Darkness II" berikut ini dihadirkan Kompas.com bekerjasama dengan komunitas Gamexeon:

Kegelapan kembali akan mendatangi gamer dalam bentuk dua buah kepala iblis mengerikan yang menyerupai ular. Ia akan datang lewat game The Darkness II yang sudah cukup lama ditunggu-tunggu.

Ya, sebelum nantinya gamer akan dapat menikmati game ini seluruhnya, gamer dapat mencoba demo yang telah rilis pada tanggal 25 Januari 2012 lalu di PlayStation 3.

Tim pengembang yang sebelumnya mengembangkan seri pertama The Darkness, yaitu Starbreeze Studios, kini sudah berganti menjadi Digital Extremes. Mereka mampu memberi warna berbeda pada sekuel game The Darkness II ini.

Selain digantinya pengisi suara tokoh protagonis Jackie Estacado, dari Kirk Acevedo menjadi Brian Bloom, The Darkness II juga memiliki konsep tampilan grafis yang baru yaitu menggunakan teknik cell-shading untuk lebih menekankan unsur komik atau kartun di dalamnya.

Seperti apakah gambaran kisah sang tokoh protagonis yang dinaungi kekuatan kegelapan ini? Siapkan nyalimu untuk membaca preview yang penuh kegelapan ini.

2 Tahun Kemudian

Cerita ber-setting dua tahun setelah akhir kisah game pertama. Dengan Jackie Estacado tetap menjadi karakter utamanya, yang masih dihantui bayangan kejadian kekasihnya, Jenny Romano yang telah lama mati.

Jackie yang merupakan centeng mafia keturunan Italia-Amerika terpaksa kembali menggunakan kekuatan kegelapan yang dulu menyelimutinya setelah mengetahui bahwa dirinya diburu oleh Victor Valente, pemimpin perkumpulan rahasia yang disebut The Brotherhood.

Setelah ribuan tahun lamanya, The Brotherhood yang harusnya melindungi dunia dari kekuatan The Darkness, kini menjadi rusak dan berbalik ingin memanfaatkan kekuatan The Darkness untuk kepentingan pribadi di bawah kepemimpinan Victor Valente.

Cara kotor pun mereka lakukan dengan menyandera Bibi Sara, bibi dari Jackie. Apakah Jackie dapat menghadapi Victor dan menyelamatkan bibinya di tengah bayangan kekasihnya yang sudah lama mati?




Kekuatan Kegelapan

Dengan kembalinya kekuatan kegelapan Jackie, kini ia dapat melawan musuh-musuhnya dengan "lengan" tambahannya kembali.

Tidak hanya dapat mengandalkan senjata api saja, Jackie juga dapat mengendalikan "lengan"-nya tersebut untuk membunuh musuh-musuhnya dengan cara yang teramat sadis.

Akan banyak adegan berdarah yang dapat dilakukan oleh "lengan" Jackie seperti menangkap, melilit, dan menggigit musuh, merobek anggota badan musuh, membelahnya menjadi dua bagian, hingga memakan jantung musuh untuk diserap jiwanya.

Tidak hanya itu, "lengan" tersebut juga dapat mengambil berbagai benda di sekitar Jack seperti senjata api maupun benda lain yang dapat digunakan sebagai perisai, maupun untuk dilemparkan ke arah musuh.

Selain itu Jackie akan tetap mendapat bantuan dari makhluk kegelapan lain yaitu "The Darkling" yang membantunya menunjukkan jalan sekaligus melawan musuh-musuhnya.

Namun meski Jackie memiliki kekuatan kegelapan yg hebat, ia tetap harus menghindari cahaya sebisa mungkin agar tetap dapat menggunakan kekuatannya.

Game ini lebih menekankan pada sistem pertempuran yang cepat dan taktis dengan banyak tombol. Mungkin bagi gamer yang belum terbiasa dengan fitur gameplay Quad-Wielding -- yang membuat gamer dikondisikan untuk mengontrol beberapa tombol sekaligus -- akan terasa cukup sulit.

Seiring dengan banyaknya musuh yang dibunuh, Jackie akan mendapat "dark essence" yang nantinya dapat ditukar untuk meningkatkan kemampuan kegelapan Jackie. Total keseluruhan kemampuan yang ada berjumlah 38 buah.

Kemampuan-kemampuan tersebut akan sangat membantu gamer yang sering linglung di tengah permainan terkena serangan bertubi-tubi dari musuh.


Grafis dan Suara

Perubahan grafis dari pendahulunya cukup signifikan karena kini grafis The Darkness II menggunakan teknik cel-shading untuk memperkuat unsur komik seperti komiknya yang pernah muncul dalam ulasan QORE untuk PlayStation 3 yang juga dimuat IGN.

Di samping perubahan tema grafis, lingkungan area The Darkness II terasa lebih berwarna meski bertemakan kegelapan, terlebih lagi akan banyak warna darah di sepanjang game ini.

Game ini tergolong sadis dan memiliki tema seksual, jadi bagi gamer yang belum cukup umur maupun tidak tahan jika melihat darah disarankan untuk tidak memainkan game ini.

Seperti yang terlihat dari genrenya, game FPS ini akan sangat penuh dengan aksi baku tembak. Di samping itu bunyi desisan kepala tentakel kegelapan dari Jackie, serta bunyi koyakan anggota badan manusia akan banyak menghiasi game ini.

Jangan khawatir untuk tidak merasa ketakutan, karena akan banyak bisikan-bisikan gaib selama permainan yang mungkin bisa membantumu menyelesaikan permainan, atau justru membuatmu mematikan konsol maupun PC mu dan bergegas mencari tempat yang terang.

The Darkness II akan dirilis pada tanggal 7 Februari 2012 di Amerika Utara serta 10 Februari di benua Eropa.

(Preview The Darkness II disunting dari tulisan paniq di Gamexeon)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau