JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk meningkatkan pelayanan Bahan Bakar Gas (BBG) bagi penggunanya, pemerintah akan membangun empat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBBG) berupa mother dan daughter station di Jakarta.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono mengatakan, Pertamina sudah menyiapkan pembangunan empat tempat pengisian BBG tersebut. Keempat SPBBG akan dibangun di Kali Deres, Cililitan, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan Ancol.
"Ini dilakukan untuk mengatasi antrean yang ada saat ini. Contohnya bus Transjakarta yang harus memakan waktu lama saat pengisian," kata Pristono, di Jakarta, Senin (30/1/2012).
Selain itu, pembangunan empat stasiun pengisian ini juga merupakan langkah awal agar tidak bus Transjakarta saja yang menggunakan BBG melainkan juga angkutan umum lain. Dalam hal ini, termasuk juga untuk mempercepat revitalisasi bajaj yang memakai BBG.
"Harapannya semua bisa pakai BBG. Bukan hanya Transjakarta saja, tapi juga bajaj dan angkutan umum lainnya," tutur Pristono.
Ia menambahkan dengan adanya tambahan empat stasiun pengisian ini juga akan mempermudah kendaraan-kendaraan yang sudah menggunakan BBG. Namun ia tetap berharap stasiun pengisian ini ditambah lagi di Jakarta sehingga makin banyak warga yang memilih untuk memakai BBG.
"Keluhannya kan karena pom BBG itu jauh-jauh. Kemudian waktu ngisinya juga lama. Tambahan empat stasiun ini cukup membantu. Ke depannya semoga bertambah lagi," jelas Pristono.
Seperti diketahui sebelumnya, SPBBG di Jakarta yang aktif beroperasi hanya lima tempat saja yaitu Daan Mogot, Jalan Pemuda, Kampung Rambutan, Pinang Ranti dan Pancoran. Wajar saja, jika pada praktiknya banyak bus Transjakarta yang terpaksa mengantre panjang lantaran terbatasnya tempat pengisian BBG di Jakarta.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang