Empat SPBBG Baru Akan Dibangun di Jakarta

Kompas.com - 30/01/2012, 13:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk meningkatkan pelayanan Bahan Bakar Gas (BBG) bagi penggunanya, pemerintah akan membangun empat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBBG) berupa mother dan daughter station di Jakarta.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono mengatakan, Pertamina sudah menyiapkan pembangunan empat tempat pengisian BBG tersebut. Keempat SPBBG akan dibangun di Kali Deres, Cililitan, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan Ancol.

"Ini dilakukan untuk mengatasi antrean yang ada saat ini. Contohnya bus Transjakarta yang harus memakan waktu lama saat pengisian," kata Pristono, di Jakarta, Senin (30/1/2012).

Selain itu, pembangunan empat stasiun pengisian ini juga merupakan langkah awal agar tidak bus Transjakarta saja yang menggunakan BBG melainkan juga angkutan umum lain. Dalam hal ini, termasuk juga untuk mempercepat revitalisasi bajaj yang memakai BBG.

"Harapannya semua bisa pakai BBG. Bukan hanya Transjakarta saja, tapi juga bajaj dan angkutan umum lainnya," tutur Pristono.

Ia menambahkan dengan adanya tambahan empat stasiun pengisian ini juga akan mempermudah kendaraan-kendaraan yang sudah menggunakan BBG. Namun ia tetap berharap stasiun pengisian ini ditambah lagi di Jakarta sehingga makin banyak warga yang memilih untuk memakai BBG.

"Keluhannya kan karena pom BBG itu jauh-jauh. Kemudian waktu ngisinya juga lama. Tambahan empat stasiun ini cukup membantu. Ke depannya semoga bertambah lagi," jelas Pristono.

Seperti diketahui sebelumnya, SPBBG di Jakarta yang aktif beroperasi hanya lima tempat saja yaitu Daan Mogot, Jalan Pemuda, Kampung Rambutan, Pinang Ranti dan Pancoran. Wajar saja, jika pada praktiknya banyak bus Transjakarta yang terpaksa mengantre panjang lantaran terbatasnya tempat pengisian BBG di Jakarta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau