Stok Gula di Semarang Tercukupi

Kompas.com - 31/01/2012, 12:32 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Harga gula pasir lokal di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (31/1/2012) mengalami kenaikan sebesar Rp 100 per kilogram. Harga gula pasir kini rata-rata Rp 13.200 per kilogram, dari sebelumnya Rp 13.100 per kilogram.

Sedangkan untuk gula putih kualitas ekspor mencapai Rp 15.000 per kilogram. Harga ini akan terus bertahan mengingat pabrik gula sudah mulai mengurangi produksi seiring musim hujan.

Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Kabupaten Kendal, Khafid Sirotudin mengatakan, pasokan gula masih akan berlangsung sampai Februari 2012. pasalnya, ada pasokan gula impor dari PG Cepiring, Kabupaten Kendal sekitar 1.133 ton.

"Jadi kebutuhan gula diprediksi masih tercukupi," ujar Khafid.

Sekretaris Tim Pemantauan dan Pengendalian Harga (TPPH) Provinsi Jawa Tengah, Budi Trisnanto mengemukakan, produksi gula pasir dari 13 pabrik gula (PG) di Jateng pada 2011 mencapai 244.192,41 ton.

Jumlah produksi ini akan ditambah dengan adanya impor gula sebesar 18.780 ton dari PG Pakis Baru dan PG Cepiring. Dengan adanya tambahan gula impor itu, total produksi gula pasir mencapai 354.970 ton.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau